Semen Padang U-21 setelah ujicoba kontra Koto Tangah menerima arahan Dirtek SPFC, Iskandar Z. Lubis/foto bolanasional.co

Padang, http://bolanasional.co/ – Usai berkutat dengan program awal pembentukan tim di markas klub, komplek perusahaan PT. Semen Padang, kawasan Indarung Kota Padang, juara bertahan ISL U-21 musim kompetisi 2014, Semen Padang U-21 memanaskan “mesin” jelang tampil di ajang kompetisi resmi Liga 1 U-21 2017 mendatang.

Semen Padang U-21 (SP U21), selaku deputi tim senior yang diasuh Welliansyah ini, telah bergeser fase dari tahap awal persiapan umum ke persiapan khusus dengan melakukan serangkaian ujicoba. “Persiapan kita sudah masuk ke tahap khusus, menguji skema bermain, pola, taktik dan strategi. Kita mengujinya dengan mulai melakukan sejumlah ujicoba seperti sore (Jum’at) ini.,” tutur Welliansyah kepada bolanasional.co.

Untuk itu, Welliansyah dan anak asuh sudah mengawalinya dengan melakoni ujicoba perdana bermain imbang 1-1 dengan GAS Sawahlunto, Sabtu (4/3).

Hari ini Jum’at sore (10/3), giliran juara Irman Gusman Cup 2016, tim sepakbola Kecamatan Koto Tangah yang meladeni latih tanding Rosad Setiawan dan kawan-kawan di lapangan sepakbola PSTS Tabing.

Hasilnya SP U21, kali ini menang besar, 7-0, lewat gol yang dihasilkan pada babak pertama oleh Diki Romadhona, Wahyu Sulistiawan dan Rio Hardiando. Dan babak kedua melalui trigol tambahan dari Diki Romadhona yang ditutup gol pamungkas Guntur Rahman Putra.

“Saya tidak melihat skor akhir. Saya ingin melihat sampai dimana kemampuan adik-adik setelah menjalani latihan berat dan mengaplikasikannya dalam pertandingan. Alhamdulillah tadi cukup bagus. Tapi memang masih banyak juga kelemahan yang harus dibenahi lagi,” ujar mantan asisten pelatih Tim Nasional Indonesia U-16 di Piala AFF 2013.

Dari analisa dua kali pertandingan ujicoba terutama sewaktu menghadapi GAS Sawahlunto, Welliansyah mengakui lini depan masih ada masalah dalam penyelesaian akhir. Tetapi sudah mulai membaik di partai ujicoba kedua kontra Koto Tangah.

“Melawan GAS finishing adik-adik lemah. Peluang banyak terbuang. Tapi tadi melawan Koto Tangah mulai membaik. Beberapa momen sudah diselesaikan dengan bagus,” lanjut pelatih pemegang lisensi B AFC itu.

“Tiap akhir pekan kita usahan selalu lakukan ujicoba dalam mematangkan tim ini,” tukas Welliansyah yang baru saja bertukar posisi dengan Delvi Adri dari asisten tim senior asuhan Nilmaizar jelang Piala Presiden 2017.

“Tapi yang jelas kita memang ada masalah di posisi striker. Butuh yang kuat pegang bola. Kalau posisi wing kita tidak masalah. Jadi evaluasi tetap kita butuhkan untuk memperkuat lagi kemampuan tim. Mumpung waktu masih panjang.” Tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here