Skuad PSP Padang di Jordus Cup XV, Sungayang/foto Robbi Sikumbang

Padang, http://bolanasional.co/– PSP Padang menjadi tim terakhir yang melaju ke semifinal Jordus Cup XV 2017 setelah menyelesaikan perlawanan tim Liga 3 asal Riau, Nabil FC 3-0 pada partai pamungkas babak penyisihan di lapangan sepakbola Pulai, Sungayang, Sabtu sore (1/7).

Dengan begitu, skuad ibukota Sumbar ini bakal berjumpa tim juara Liga Nusantara (Linus) ISC 2016, PS GAS Sawahlunto, Senin mendatang (3/7). Sedangkan semifinal lainnya mempertemukan tuan rumah Jordus FC versus PS. Aroma Taram Limapuluh Kota, Minggu besok (2/7).

Jalannya pertandingan

Duel antara PSP kontra Nabil FC di babak pertama langsung berjalan dengan tempo tinggi. PSP mencoba mengambil alih kendali permainan lebih dulu. Upaya mengontrol jalannya laga cukup mengejutkan lini pertahanan Nabil FC. Peluang pertama di menit 3′ di dapat, sayang tembakan Agnef masih tipis diatas gawang.

Dominasi serangan tim berjulukan Pandeka Minang mulai merepotkan pertahanan Nabil FC. Dengan mengandalkan trio penyerang, Sahrul Akmal, Yohandes Saputra dan Agnef Syafantri, PSP terus menekan. Usaha ini berbuah handsball dikotak terlarang Nabil FC dimenit 8’. Gol pertama pun bersarang lewat sepakan penalti terukur Yopi Rizal Yunanto.

Unggul, anak asuh Joni Efendi semakin bersemangat. Nabil FC keteteran menghalau gelombang serangan PSP dan menghambat upaya anak asuh Rino Yuska dalam menyamakan skor.

Menit 20’ PSP memperbesar margin gol. Kerjasama apik Agnef dengan Sahrul Akmal berujung umpan terobosan “one on one” Agnef dengan kiper Nabil FC, Chancan. Dengan dingin Agnef melesatkan tendangan ke pojok kanan gawang Nabil FC. Skor 2-0.

Kecolongan lagi, Nabil FC mencoba bangkit. Serangan dilancarkan ke jantung pertahanan PSP. Dimotori kapten tim Fadil, sesekali bisa cukup merepotkan skuad tim Pandeka Minang, julukan PSP. Namun apiknya koordinasi pertahanan kwartet Eko Pujianto, Galih Aji, Arief Satria dan Agung Guntara masih bisa mengamankan gawang Putra Syabilul Rasyad dari kebobolan. Hingga jeda kedudkan bertahan 2-0.

Babak kedua, PSP menarik keluar Agung dengan memasukan Sony Hendriawan. Nabil FC juga melakukan hal yang sama mengganti kapten tim Fadil yang bermain tidak maksimal dengan Halfis.

Penyerang PSP Sahrul Akmal dikerubti pemain Nabil FC/foto Robbi Sikumbang

Di awal babak kedua Nabil FC memforsir serangan. PSP bermain rapat. Perlahan mengambil alih kendali jalannya laga. Sejumlah peluang emas  tercipta. Sayang penyelesaian akhir yang terburu-buru membuyarkan sejumlah kans duet penyerang Sahrul Akmal dan Agnef didepan mulut gawang Nabil FC.

Barulah dimenit 64’, Agnef kembali merubah papan skor menjadi 3-0. Pola satu dua sentuhan di area berbahaya Nabil FC sukses dikonversi Agnef menjadi gol.

Mampu memperbesar keunggulan. PSP menurunkan tempo permainan dengan menarik keluar sejumlah pemain pilar. Sahrul Akmal, Yopi Rizal, Yohandes Saputra dan kapten tim Eko Pujianto keluar. Masuk Ichtio Ni’matul Akbar, Julmi Oriski, Chandra Gunawan dan Rahmadhani Engladivalls. Hanya saja, Nabil FC tetap tidak mampu menciptakan gol ke gawang PSP.

Justru PSP nyaris menambah gol. Tembakan bebas Ichtio tipis diatas mistar. Sepakan keras Agnef juga menyamping di sisi gawang. Sampai babak kedua tuntas, kedudukan tetap 3-0 untuk kemenangan PSP.

Sehabis laga, pelatih PSP, Joni Efendi cukup puas dengan hasil pertandingan. Joni mengatakan meski skuad PSP baru saja kembali bergabung sehari jelang laga pasca libur Lebaran lalu tetapi sentuhan bermain dan taktikal tim yang sudah diasah selama program latihan bulan Ramadhan masih terjaga.

“Alhamdulillah, anak-anak bermain sesuai skema yang selama ini kita asah dalam latihan di bulan puasa lalu. Apalagi mereka baru libur panjang Lebaran. Tapi di laga tadi, taktikal dan strategi tim tidak hilang dan berjalan baik,” ujarnya.

“Tapi melawan GAS SAWAHLUNTO di semifinal, kita tetap harus fokus dan konsentrasi. Evalusi tetap dilakukan. Tidak boleh lengah, karena melawan mereka juga ajang meraba kekuatan sebab GAS sama dengan PSP akan tampil di kompetisi resmi Liga 3 Indonesia tingkat Sumbar,” tutup JE, sapaan karibnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here