Semifinal kedua Jordus Cup 2017, PSP (berdiri) vs GAS Sawahlunto (jongkok)/foto bolanasional.co

PS GAS Sawahlunto merebut tiket ke Final Jordus Cup XV 2017 dari incaran lawannya PSP Padang setelah menang adu penalti, 4-2, dalam laga semifinal kedua, di Lapangan Pulai Sungayang, Senin (3/7).

Adu penalti dilakukan setelah dalam laga 2 x 40 menit, kedua tim bermain imbang 0-0. Sehingga laga harus diakhiri dengan adu penalti. PS GAS lebih beruntung, dan menang 4-2 dalam babak tos-tosan ini.

Hasil ini memastikan PS GAS lolos ke final menantang tuan rumah Jordus FC, yang digelar Rabu (5/7). Hasil ini juga memperpanjang dominasi PS GAS atas PSP Padang. Dalam laga final Liga Nusantara ISC 2016, “Pandeka Minang” juga kalah melalui adu penalti.

Pertandingan PS GAS melawan PSP berlangsung cukup menarik. PS GAS yang didukung langsung oleh Walikota Ali Yusuf, tampil penuh semangat. Menghadapi PSP membuat motivasi Jefri Antoni dan kawan-kawan seolah berlipat ganda. Mereka gigih dan tak mau kalah berebut bola.

Sebaliknya PSP Padang tampil juga tak terlalu bagus, dibanding saat melibas Nabil FC 3-0 di laga sebelumnya. Koordinasi tak berjalan bagus, sehingga banyak passing yang salah, kontrol bola tidak akurat, dan sering kehilangan momen. Sampai babak pertama usai, skor tetap tanpa gol.

Di babak kedua, permainan PS GAS semakin hidup dan merepotkan barisan pertahanan PSP yang dikoordinir kapten tim Eko Purjianto. Beberapa kali serangan balik PS GAS nyaris menjebol gawang Putra Syahbilul Rasyad.

Sebaliknya, PSP Padang justru semakin kehilangan koordinasi dalam permainan. Serangan pun selalu kandas di sepertiga lapangan PS GAS. Bahkan, di babak kedua skuad asuhan Joni Effendi tak punya shoot on goal sama sekali.

Sampai wasit Ade Aprianto Putra meniup pluit panjang berbunyi, skor tetap 0-0. Dan pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti.

Empat penendang GAS sukses menaklukan kiper PSP, Putra Syabilul itu yakni Ichsan Yusra, Johan Saputra, Jefri Antoni, dan Rahmad Fauzi.

Sementara, PSP hanya dua pemain yang berhasil menjadi eksekutor yaitu Yopi dan Yohan. Sedangkan Anggi dan Arif gagal. Dengan hasil ini penendang kelima tak dilakukan lagi, karena sudah dipastikan GAS menang.

Walikota Sawahlunto Ali Yusuf menyambut gembira kemenangan PS GAS, dan ini menjadi bekal yang bagus bagi tim menghadapi Liga 3, dimana PS GAS punya target mempertahankan gelar juara Sumbar.

“Kita sangat serius membina tim ini, sejak tampil di Linus nasional di Jepara, kita tak bubarkan tim. Dan sejak awal Februari kita sudah intensif mempersiapkan tim untuk Liga 3. Terima kasih kepada pihak Jordus, yang mengundang kami, sehingga turnamen ini menjadi ajang ujicoba yang berkualitas bagi kami.” kata Walikota yang sangat menggandrungi sepakbola ini.

Sedangakan Manajer PSP Padang Agus Suardi menilai banyak pemain yang tidak bermain maksimal dalam pertandingan ini. Tidak bermain spartan seperti saat mengalahkan Nabil FC 3-0 pada laga perdana, mental bermain PSP lembek seakan menganggap remeh lawan.

”Pemain kami seperti tidak tampil spartan, terlihat menganggap enteng lawan. Sedangkan PS GAS meski kecil-kecil tapi bermain gesit dan lincah,” ujar pria yang akrab disapa Abien tersebut.

Lanjut Abien, banyaknya kesalahan elementer yang dilakukan pemain, “PSP tidak dapat memanfaatkan peluang dengan baik, akurasi passing dinilai masih lemah, gampang kehilangan bola, dan permainan yang mudah terbaca”.

”Ini akan menjadi masukan bagi tim pelatih dan hasil ini akan dimanfaatkan untuk evaluasi tim. Setelah ini akan menghadapi kompetisi liga 3, kami akan maksimalkan kembali pemain yang ada,” pungkas Abien.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here