Dua pemain PSP Padang, Arif Satria (kiri) dan Bayu Resman (kanan) mengepung pergerakan pemian Timnas U-19/foto Robbi Sikumbang

Padang, http://bolanasional.co/– Lanjutan pertandingan Liga 3 Indonesia regional Sumbar akan memulai duel perdana Babak 8 Besar di dua grup, D dan E, Rabu (2/8) pada dua kota tuan rumah, stadion H. Agus Salim, Padang dan Stadion Singa Harau, Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota.

Di grup D, PSP Padang yang bertindak selaku tuan rumah juga bakal memainkan partai perdana melawan Pespessel di jam 15.30 WIB di Stadion H. Agus Salim, Padang setelah laga pembuka antara GAS Sawahlunto versus Persiju Sijunjung, jam 13.30 WIB.

Misi tiga poin diusung PSP Padang pada laga perdana mereka. Raihan point krusial tidak saja bagi PSP, namun Pespessel menargetkan hal yang sama sebagai modal menatap pertandingan selanjutnya.

Sebab dengan sistem pertandingan setengah kompetisi, pertandingan pertama bagi kedua tim tentu sangat penting karena hanya dua tim peringkat teratas yang akan lolos ke fase semifinal.

Untuk itu, tim Pandeka Minang julukan PSP Padang ingin tancap gas guna menjaga asa meraih tiket ke semifinal. Tetapi tim asuhan Joni Efendi tidak mau gegabah dalam memenuhi target kemenangan kontra Pespessel. Joni mewaspadai semangat juang pemain Pespessel saat berhadapan dengan skuadnya.

Menurut mantan pemain profesional Semen Padang era Galatama pertengahan 1980-an/1990-an dan PSP Padang era Liga Indonesia 2000-an itu mengatakan bukan rahasia umum lagi bagi PSP bahawa setiap tim yang menjadi lawan selalu datang dengan semangat berlipat ganda.

Bagaimanapun, sukses menahan imbang atau bahkan menaklukkan PSP Padang yang masih digayuti nama besar masa lampau tetap jadi prestise tersendiri bagi tim-tim Liga 3 regional Sumbar.

Guna mengantisipasi itu, PSP Padang sendiri sudah melakukan persiapan matang jelang berlaga di putaran kedua kali ini.

Selain mempertajam teknik, ujicoba dengan tim sekelas Timnas Indonesia U-19 juga diharapkan bisa jadi pengalaman berharga bagi Bayu “Cabiak” Resman” cs.

Terlepas dari skor akhir yang 4-0 untuk kemenangan Timnas Indonesia U-19, setidaknya PSP Padang sudah membuktikan kalau dengan semangat juang yang mereka tunjukkan, tim asuhan Joni Efendi sukses menahan imbang M Iqbal, dkk di paruh pertama.

Pelatih Kepala PSP Padang, Joni Efendi menyebut, hasil akhir memang bukan prioritasnya saat melakukan pertandingan persahabatan kontra tim asuhan Indra Sjafri. Target utamanya adalah putaran kedua Liga 3 regional Sumbar.

“Dari pertandingan menghadapi Timnas Indonesia U-19 kami tim pelatih bisa melihat apa yang masih menjadi kekurangan tim kami,” jelas pria yang akrap disapa JE itu.

“Setidaknya ada dua poin penting yang bisa diambil dari laga kontra Timnas Indonesia U-19, pertama fisik para pemain masih belum 100 persen. Itu terlihat di babak kedua, Pandeka Minang cukup keteteran menahan serangan Egy Maulana Vikri, dkk,” lanjutnya.

“Juga ada kepanikan setelah gol pertama tercipta. Anak-anak kesulitan bangkit. Ini akan kami benahi jelang putaran kedua Liga 3 regional Sumbar,” jelas JE.

Meski begitu, Joni memastikan kalah dengan skor 4-0 dari tim sekelas Timnas U-19 yang bermaterikan pemain-pemain muda terbaik seluruh Indonesia tak akan membuat mental para pemainnya down.

“Kekalahan ini tak akan berpengaruh karena ini hanya ujicoba. Apalagi lawannya yang dihadapi adalah timnas. Sebaliknya, anak-anak pasti banyak belajar pada pertandingan tersebut. Saya masih percaya tim ini akan mampu menampilkan yang terbaik di regional Sumbar dan siap bersaing di putaran nasional,” pungkas JE. (Rilis)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here