Bolanasional.Co– Daffa Daud jadi bintang kemenangan ASTAM atas Gelora Poetra dan Ragunan Soccer di babak play-off delapan besar Indonesia Junior Angkasa Pura 2 League (IJL AP2) U-11. Pelatihnya, Robin mengakui ada hasil manis dari buah kesabaran yang dijalani pemain bernomor punggung 102 tersebut.

Misi ASTAM untuk melaju ke babak semifinal IJL AP2 U-11 kian mudah. Hal itu didasari kesuksesan pasukan dari Tangerang Selatan tersebut meraih dua kemenangan sekaligus saat jumpa Gelora Poetra (1-0) dan Ragunan Soccer School (2-0) di babak play-off delapan besar grup A akhir pekan kemarin.

Pelatih ASTAM U-11, Robin sendiri mengatakan kunci kemenangan timnya di dua laga tersebut tak lepas dari sikap disiplin yang teguh dipegang Radino dan kawan-kawan saat di atas lapangan. Meski punya misi lolos ke semifinal, bermain tanpa beban juga diakui jadi kunci ASTAM.

“Rahasianya disiplin latihan, juga dengarkan instruksi pelatih ditambah kerjasama serta semangat tidak mau kalah sama lawan. Saya selalu tanamkan keyakinan dan rasa optimis ke anak-anak kalau mereka pasti bisa,” ucap Robin.

“Selain itu tidak ada beban saat di atas lapangan juga jadi kunci penting,” tuturnya lagi.

Di pekan kesembilan kemarin, harus diakui hasil positif ASTAM juga berkat penampilan gemilang pemain mereka, Daffa Daud. Terbukti golnya ke gawang Gelora Poetra jadi penentu kemenangan ditambah torehannya saat bertemu Ragunan Soccer School.

Robin pun berujar kalau pekan kesembilan kemarin Daffa Daud memang bisa dikatakan sedang on-fire. Menurutnya, hal tersebut adalah buah manis dari kesabaran yang terus dipegang teguh anak asuhnya tersebut.

“Kemarin memang sepertinya harinya Daffa Daud, ia mau mendengarkan intsruksi pelatih di atas lapangan. Saya selalu ingatkan ke dia kalau mau main bagus apalagi cetak gol harus tetap fokus, ingat kerjasama tim dan tak lupa dengarkan arahan pelatih,” tegas Robin.

“Ini juga berkat kesabaran dari dirinya. Disaat tidak dimainkan duduk di bangku cadangan demi kebutuan tim, Daffa tetap tenang namun saat dikasih kepercayaan, dia bisa buktikan seperti dua gol kemarin. Saya senang melihat pemain seperti itu. Pelajaran penting juga untuk dirinya,” terang Robin.

 

“Bisa dikatakan kalau urusan cetak gol ASTAM U-11 tak mau bergantung pada Radino saja. Ada Daffa Daud begitu juga pemain lain seperti Fernanda, Abyan, bahkan Habib. Semuanya jadi senjata rahasia,” ucap Robin.

Terkait nomor punggung yang dimiliki Daffa Daud yaitu 102, Robin mengatakan tidak ada alasan spesial di balik semua itu. Namun, bisa jadi nomor mencolok mata tersebut punya keberuntungan sendiri untuk Daffa.

“Kalau soal nomor 102 punya Daffa Daud tidak ada yang terlau spesial. Memang karena hanya sesuai urutan siswa yang maksud ke ASTAM saja,” tutur Robin seraya tersenyum.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here