Bolanasional.Co- Penampilan gemilang Villa 2000 U-11 pada pekan kesembilan IJL AP2, Minggu (30/7) tak lepas dari peran sentral pemain mereka, Dzikri. Tak heran, pujian deras dialamatkan untuknya dari sang pelatih, Dogol Hariyadi.

Hasil menawan diraih anak-anak Villa 2000 pada ajang Plate Cup IJL AP2 U-11. Bertemu CISS Soccer Skill dan Indonesia Rising Star, mereka mampu raih kemenganan gemilang dengan skor 1-0 dan 2-0.

Pelatih Villa 2000 U-11, Dogol Hariyadi mengatakan kunci kemenangan timnya tak lepas dari filosofi nothing to lose yang ia terapkan ke anak asuhnya. Tak heran, Rai dan kawan-kawan mampu tampil enjoy di atas lapangan mengeluarkan seluruh penampilan terbaiknya.

“Saya bilang ke anak-anak sebelum bertanding agar mereka mampu bermain lepas, tak usah mikir menang, kalah atau seri. Enjoy di atas lapangan bisa berbuah penampilan yang maksimal. Meski saya akui masih ada banyak pemain yang kurang tenang atau gugup saat ambil keputusan. Itu saja kuncinya,” terang Dogol.

 

Di balik raihan apik Villa 2000 U-11 tersebut, peran sentral pemain sekelas Dzikri memang tak bisa dipungkiri. Bukti sahihnya jelas kala dirinya mampu mencetak gol-gol ke gawang CISS dan IRS.

Tak pelak, pujian khusus dialamatkan Dogol untuk anak asuhnya tersebut. Ia mengatakan Dzikri bisa dibilang pemain dengan progres paling meningkat selain Ghulam.

“Dzikri sampai saat ini pemain Villa 2000 U-11 dengan progress sangat cepat, mudah berkembang dan pandai adaptasi dengan rekan-rekannya. Pesan dan tips saya tentu agar ia tetap berlatih dan tidak gampang puas dengan raihan apik selama dua pekan ini. Yang jelas, saya tak mau anak emaskan dia,” tegas Dogol.

Dogol sendiri mengakui dirinya dan Villa 2000 U-11 beruntung punya pemain berbakat seperti Dzikri. Keahlian sang pemain mengolah dan menendang si kulit bundar menggunakan kaki kiri disebut jadi penyebabnya.

“Dia pemain spesialis kaki kiri, biasa orang dengan tipe kidal pasti lebih cerdas. Jadi saya bisa menempatkan Dzikri di segala posisi yang saya mau sesuai kebutuhan tim seperti full back kiri, winger kiri bahkan kanan. Banyaknya pos tersebut akan mematangkan skill dan kualitas dia juga,” ujar Dogol.

“Punya pemain kidal saya akui akan memudahkan seorang pelatih memantapkan strategi di atas lapangan. Dzikri mampu melakukannya di Villa 2000 U-11 sejauh ini,” sambung sang pelatih.

Meski demikian, bukan berarti tak ada pesan khusus disuratkan Dogol ke Dzikri. Salah satunya adalah soal ketenangan sang anak asuh saat berada di tengah tekanan pemain lawan.

“Sejauh ini saya beri nilai delapan untuk Dzikri. Jika ia bisa sedikit saja mengendalikan ketenangannya, bukan tak mungkin di depan gawang lawan ia bisa lebih banyak mencetak gol,” tutur Dogol.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here