Bolanasional.Co- Rizky Aditya Rachmad jadi salah satu pemain yang mencuat bersama CISS Soccer Skill selama gelaran Indonesia Junior Angkasa Pura 2 League (IJL AP2) U-11. Kelihaiannya mengatur tempo permainan serta rajin berkomunikasi dengan rekan-rekannya disebut sang pelatih, Agus Tri Laksono jadi kelebihan anak asuhnya tersebut.

Gagal mengantongi tiket ke babak play-off Indonesia Junior Angkasa Pura 2 League (IJL AP2) U-11 dan harus berlaga di fase plate cup tidak mengendurkan semangat bertarung anak-anak CISS. Meski pada laga akhir pekan kemarin harus puas bermain imbang kontra Tik Tak Football First (0-0) dan dikalahkan Villa 2000 (0-1), raut wajah cukup puas terpampang dari sang pelatih, Agus Tri Laksono.

Salah satu pemain yang mendapat apresiasi tinggi dari coach Tri tak lain adalah bek andalan mereka, Rizky Aditya Rachmad. Dari laga ke laga, pemain binannya tersebut memang kian menunjukkan progres positif terutama dalam hal karakter bertanding di atas lapangan.

“Memang Rizky ini harus diakui paling mengerti bagaimana bermain bola yang benar dibandingkan rekan-rekan lain. Maksudnya ia tidak hanya mau belajar mengolah bola tetapi juga paham soal mengatur tempo permainan karena memang di sepak bola harus ada seorang leader di atas lapangan dan kami saat ini punya Rizky,’ ucap Tri.

“Meski dia bukan kapten tim tapi jiwa leader tentu harus dimiliki anak-anak mulai dari sekarang dan Rizky bisa jadi contoh,” sambung fans berat dari Jose Mouinho tersebut.

Tri menegaskan progres positif dari Rizky bukannya didapat secara instan. Sikap disiplin serta dukungan penuh dari orangtua disebutnya jadi sandaran utama yang tak bisa dipinggirkan.

“Keseharian saat latihan, Rizky terbilang rajin dan disiplin mendengarkan arahan pelatih. Ya hal itu berimbas dia paling cepat menangkap ilmu yang diberikan hingga bisa dilihat cara bermainnya di atas lapangan,” ujar Tri.

“Dukungan tambahan berupa full support dari orangtua juga didapat Rizky. Ia selalu didampingi orangtuanya ketika datang latihan begitu juga bertanding. Sudah seharusnya itu jadi motivasi tambahan bagi pemain seusianya,” ujarnya lagi.

 

Karena itu pula, pengalaman saat berlaga di babak plate cup kemarin disebut Tri bisa jadi pelajaran bergara bagi Rizky untuk terus mengasah kelebihannya. Lebih tenang dan pandai berkomunikasi dengan rekan-rekan setim diyakininya dapat jadi modal berharga bagi Rizky di masa depan.

“Komunikasi Rizky dengan tugasnya sebagai seorang bek sudah cukup terlatih dan akan terus kami bina. Dia bertugas sebagai pemain belakang dan jiwa leadernya terus terlihat tidak hanya untuk rekan-rekan disampingnya tetapi juga komando ke pemain barisan tengah,” ungkap Tri.

“Dua laga kemarin juga pasti meninggalkan catatan bagi seluruh pemain CISS tak terkecuali Rizky. Perannya sebagai seorang bek saat ini membuat dia harus belajar lebih tenang. Komunikasi meski sudah bagus harus terus diperdalam karena itu akan didapat dari banyaknya jam terbang bersama rekan-rekan lainnya,” tandas pelatih kelahiran 27 Agustus 1985.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here