Bolanasional.Co- Video rekaman pertandingan jadi salah satu modal CISS Soccer Skill U-9 jelang laga play-off delapan besar kontra Salfas Soccer. Pelatih CISS, Robby Sugara meyakini anak asuhnya bisa memberi penampilan terbaik termasuk siap mental jika harus melalui drama adu penalti.

Fungsi video rekaman pertandingan yang disiapkan oleh Panpel IJL AP2 kian dirasakan kehadiran positifnya oleh para pelatih SSB kontestan IJL AP2. Dari bahan evaluasi pemain sampai mengintip gaya permainan lawan jadi fungsi rekaman pertandingan yang bisa disaksikan via YouTube tersebut.

Hal itu pula yang digunakan pelatih CISS, Robbi Sugarai jelang laga tim asuhannya kontra Salfas Soccer jelang babak play-off IJL AP2. Seperti diketahui, kedua tim sebenarnya sudah pernah bertemu di babak penyisihan dimana kala itu CISS harus mengakui keunggulan Salfas dengan skor 0-1.

“Iya, kekalahan saat di babak penyisihan grup kemarin juga jadi PR buat kita sebagai tim pelatih. Nantinya saya akan racik penampilan anak-anak dengan kondisi mereka masing-masing agar hasilnya bisa jadi lebih baik,” terang Robby.

“Adanya rekaman pertandingan bisa berguna dari sisi saya sebagai pelatih. Salfas Soccer tim yang bagus dan punya disiplin tinggi. Harapan saya, skornya di babak play-off bisa terbalik di banding saat penyisihan grup,” sambung Robby.

 

Robbi juga mengatakan salah satu PR lain yang ia sedang kerjakan saat ini adalah soal finishing anak asuhnya di depan gawang. Menurutnya, akan lebih baik jika CISS dapat mengakhiri sebuah laga dengan raihan gol di atas lapangan.

“Evaluasi kita berpatokan pada laga sebelumnya hanya perlu sentuhan sedikit lagi saja terutama soal finishing anak-anak karena ini sepak bola butuh gol. Tentunya hal tersebut saya akan perbaiki dengan memperkuat lini depan. Yang penting mereka tetap semangat di atas lapangan nanti, semangat, semangat dan lebih semangat,” tegas Robbi.

Soal evaluasi dan penilaian pribadi untuk barisan pemain andalannya, Robbi mengatakan tak mau banyak bicara. Saat ini lebih berharap timnya dapat melalui laga kontra Salfas dengan penampilan maksimal termasuk siap mental jika harus melalui babak adu penalti.

“Maaf saya belum bisa berkata apa-apa untuk penilaian secara khusus untuk pemain CISS selain minta doanya saja agar mereka tetap sehat dan kuat. Termasuk jika harus menutup laga dengan babak adu penalti, kami sudah siap. Apapun hasilnya nanti itu semua sudah hasil kerja anak-anak,” tandas Robby.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here