Bolanasional.Co– 18 anak-anak All Star Senasation IJL AP2 U-11 siap unjuk kebolehan. Deretan bek haus gol, gelandang dengan daya jelajah tinggi serta barisan penyerang bak snipper jadi kekuatan mereka untuk bertempur di atas lapangan.

 

Kiper:

 

 

Dzaki (All Star Galapuri)

Kehadiran Dzaki bisa disebut jadi sosok pembeda untuk All Star Galapuri. Berungkali dirinya jadi penyelamat timnya di tengah serbuan pemain lawan. Penjaga gawang yang mempunyai ketenangan dan penempatan posisi yang baik. Walaupun dia dalam tekanan, dirinya tetap tenang mengatur permainan rekan-rekannya.

Casillas (FU15FA Bina Sentra)

Postur badan Casillas bisa disebut jadi yang paling ideal untuk mengisi posisi kiper. Hasilnya pun terbukti sahih di atas lapangan, refleknya yang cepat jadi jaminan barisan lini belakang FU15FA Bina Sentra U-11. Begitu pun soal komunikasi, meski tak terlalu banyak bicara, karakter Casillas yang pandai mengendalikan emosi jadi nilai penting.

 

 

Bek:

Reggy (Bhayangkara Tigaraksa)

Reggy adalah tipe bek modern yang tak hanya disipin dalam bertahan tetapi juga lihai merajai barisan sisi sayap. Rajin mengirim umpan, menusuk daerah pertahanan lawan dan mencetak gol jadi kelebihan Reggy. Untuk urusan bertahan jangan ragukan ia kala melepaskan tackle bersih demi mencuri bola.

Habib (ASTAM)

Pemain belakang yang ibarat tembok raksasa untuk ASTAM. Body charge jadi keunggulannya menghentikan pergerakan pemain lawan. Selain itu, Habib tak segan memberi umpan jarak jauh untuk rekan-rekan setimnya di lini depan demi memudahkan ASTAM mencetak banyak gol.

Zidane (Bhayangkara Tigaraksa)

Zidane seperti duplikat dari Reggy. Ibarat sebuah anak kembar, Zidane pun tak kalah punya insting gol tajam. Selain itu, Zidane bisa disebut sebagai simbol kebangkitan Bhayangkara Tigarakasa U-11. Kecepatan yang tinggi saat menghentikan pemain lawan juga jadi kelebihannya.

Dzikri (Villa 2000)

Pemain kidal yang punya daya jelajah luar biasa. Jenius dalam membantu serangan atapun saat diperintahkan kembali ke daerah pertahanan. Insting gol tajam hingga bisa disebut dirinya contoh bek sayap modern binaan Villa 2000 seperti alumni-alumni jebolan Black Orang salah satunya Rezaldi Hehanusa.

M Risky (Putra Sejati)

Pelatih Putra Sejati, Saarih Ra menyulap M Risky layaknya Franco Baresi saat memperkuat AC Milan era 90-an, karakter khas seorang libero. Lugas dan tak kenal kompromi jadi kelebihan Risky. Kontak fisik ia layani, adu cepat dengan penyerang lawan pun tak ragu dijalani.

 

 

Gelandang:

Tedja (Salfas Soccer)

Pemain serba bisa milik Salfas Soccer. Belakang, tengah dan depan mampu ia libas dengan sama baiknya. Ibarat kartu joker, saat tim sedang mati kutu menjebol gawang lawan maka Tedja akan hadir dengan insting golnya yang cukup tajam.

Satrio (Salfas Soccer)

Nomor keramat berupa angka tujuh yang disematkan kepadanya sebenarnya tidak terlalu pantas, ya jika bisa disebut Satrio adalah tipe pemain bernomor punggung 10. Cerdik, elegan dan jeli membaca permainan jadi kelebihan pemain bernama lengkap Satrio Mega Insan ini. Tendangannya dari luar kotak penalti adalah senjata terakhirnya menjebol gawang lawan.

Fernanda (ASTAM)

Snipper milik ASTAM ini ibarat pemain ke-10 di atas lapangan. Kekuatan kakinya jadi senjata ampuh untuk urusan menjebol gawang lawan dibantu daya fisiknya yang patu diberi acungan jempol. Belum lagi saat dirinya diberi kepercayaan sebagai eksekutor free-kick tak jarang akan berujung pada sebuah gol.

Habsy (Putra Sejati)

Sempat dilupakan kehadirannya, perlahan tapi pasti penampilan Habsy terus mencuat dan mendapat panggung di Lapangan Angkasa Pura 2. Tidak egois dan pandai membuka ruang jadi kunci penampilan apik Habsy bersama Putra Sejati. Bisa dibilang ia adalah kartu truf untuk mematikan lini serang Putra Sejati sekaligus membuat pemain sekelas Jehan Pahlevi kehilangan naluri gol.

Gahral (FU15FA Bina Sentra U-11)

Kecil, lincah dan bertenaga adalah hal yang paling tepat untuk menggambarkan peran Gahral di lini tengah FU15FA Bina Sentra U-11. Meski badannya terbilang mini namun dalam urusan mencuri bola dan mengatur serangan, Gahral jadi kuncinya. Ketepatannya dalam mengeksekusi bola mati jadi kelebihan juga bagi seorang Gahral.

Ghulam (Villa 2000)

Gelandang pengangkut air dari Villa 2000 U-11. Bisa dibilang setia jengkal Lapangan Angkasa Pura 2 sudah penah ia jelajahi. Fisik Ghulam masih bisa terus ditempa di kemudian hari namun yang pasti skillnya senagai gelandang bertenaga mengingatkan kita akan nama Syamsul Chaeruddin.

Paskah (Salfas Soccer)

Pemain berdarah Batak dengan jiwa tarung khas pemain PSMS Medan era 80 dan 90-an. Punya idola pemain seperti Radja Nainggolan jadi motivasi tersendiri untuk seorang Paskah. Dirinya ibarat adalah penyeimbang jika Satrio sedang kehilangan arah dan harus diakui Paskah adalah pemain yang lengkap.

Penyerang:

 

 

 

Pahlevi (Putra Sejati)

Namanya sudah menyita perhatian sejak IJL AP2 U-11 digelar. Kaki kiri adalah simbol kekuatannya plus keahliannya dalam mengeksekusi tendangan bebas. 22 gol sejauhnya adalah bukti sahih kalau Pahlevi adalah pemain langka dalam dunia persepak bolaan Indonesia.

Ridho (Fu15FA Bina Sentra)

Penampilan dan gaya permainan Ridho sangat mirip dengan salah satu pemain dari All Star Phenomenon IJL AP2 U-11, Nuno. Skill olah kulit bundar dan kecepatan kaki jadi modal utamanya. Lengah menutup pertahanan, maka hukumannya jelas dimana Ridho sudah ada di depan kiper untuk menceploskan bola.

Adjat (Bhayangkara Tigaraksa)

Harus diakui, Adjat punya finishing terbaik diantara deretan penyerang IJL AP2 U-11. Pandai memanfaatkan peluang sekecil apapaun dan rajin menjemput bola dari belakang adalah keungguan Adjat. Agak sedikit oportunis namun itu yang membuat dirinya kerap jadi pembeda.

Radino (ASTAM)

Radino adalah seorang pemain yang bukan hanya mampu bermain untuk bagian menyerang tetapi dirinya juga ahli dalam assist kepada pemain lain. Ia juga menjadi bomber andalan ASTAM. Tak segan jadi pelayan untuk rekan-rekannya namun untuk urusan mencetak gol dari segala sudut lapangan bisa ia lakukan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here