Palembang, http://bolanasional.co/– Berhasil mencuri point di kandang tuan rumah Sriwijaya FC, pelatih Semen Padang Nilmaizar mengungkapkan kunci tampil baiknya Hengki Ardiles dan kawan-kawan dalam pertandingan pekan ke-19 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Jum’at malam (11/8) adalah fokus, sabar dan konsentrasi hingga akhir pertandingan.

Hal itu dikomentari Nilmaizar menjawab pertanyaan sejumlah awak media liputan duel Sriwijaya FC kontra Semen Padang yang berkesudahan kacamata, 0-0 itu.

“Alhamdulillah ini anak-anak berjuang bersama luar biasa hari ini. Sampai menit-menit akhir masih berjuang juga. Apresiasi saya dari tim pelatih kepada pemain. Semoga kedepannya terus lebih bagus lagi,” kata Nil mengawali sesi jumpa pers sehabis laga.

“Sebenarnya anak-anak ini punya kompetensi yang bagus. Fokus, sabar dan konsentrasi, baik ketika menekan menyerang dan saat bertahan. Sriwijaya FC juga tampil bagus. Tapi itu lah kuncinya. Mudah-mudahan begini terus lini pertahanan. Karena kita rata-rata kebobolan di menit-menit akhir karena hilang fokus dan konsentrasi,” lanjut Nil.

Ini juga diakui Hengki Ardiles yang mendampingi Nil pada sesi resmi keterangan pers.”Alhamdulillah kami bersyukur karena kami mendapatkan hasil yang baik dan bisa menjalankan instruksi pelatih dengan baik juga,” ujar kapten tim yang baru saja mengikuti kursus pelatih C AFC.

Menyoroti jalannya duel bertajuk “Derby Andalas” jilid 2 di kompetisi Liga 1 2017 sepanjang dua babak waktu normal memang berjalan cukup alot. Menurut Nil saling serang dan memperkuat pertahanan diterapkan kedua seteru sesama pulau Sumatera.

Karena itu pada babak pertama, tepatnya menit 32′ Nil langsung bereaksi dengan melakukan perubahan komposisi 11 pemainnya melihat situasi permainan yang dilancarkan tuan rumah.

Handi Ramdhan yang bermain bukan diposisi aslinya, bek tengah, sebab lebih didorong kedepan menempati pos gelandang bertahan ditarik keluar untuk digantikan Ko Jae-Sung guna perimbangan transisi bertahan ke menyerang Semen Padang. Perubahan yang dilakukan mantan pelatih tim nasional in i cukup berhasil membaca pola permainan Yu Hyun Koo dan kawan-kawan.

“Handi sebenarnya bagus, tapi kan bukan di posisi aslinya. Ko Jae Sung ada bench karena sudah lama tidak main. Mungkin benar kita ada kesulitan sedikit diawal babak pertama,” ulas Nil.

Terkait Muchlis Hadi Ning Syaifullah, striker anyar Semen Padang yang langsung bergabung bersamanya di Palembang. Nil memberikan alasan kenapa tidak diturunkan pada pertandingan ini. Muchlis yang baru bergabung Kamis malam (10/8) dijelaskannya masih butuh adaptasi dengan skuad berjulukan Kabau Sirah.

“Dia baru datang tadi malam. Dia segan juga belum latihan. Kita kan menurunkan pemain melihat kondisi akhir pemain. Walaupun sebelumnya dia tetap berlatih di Bhayangkara FC,” kata Nil.

Semen Padang FC dipastikan kembali ke Padang. Dan akan melanjutkan pertandingan Liga 1 menjamu Bali United FC, Kamis (24/8).

Laga yang semestinya sesudah partai tandang ke markas Persipura Jayapura, (18/8) menjadi penantian mereka berikutnya karena operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menunda seluruh pertandingan pekan ke-20 akibat tidak keluarnya izin kepolisian yang bertepatan dengan masa perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 tahun.

“Persiapan untuk menjamu Bali United FC jadi bagus buat tim. Ada taktikal strategi dan disiplin yang akan tingkatkan. Kita perbaiki di Padang,” tutup Nil.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here