Bolanasional.Co– Pelatih Villa 2000 U-9, Resha Rafsanjani yakin laga final IJL AP2 U-9 antara ASTAM vs Salfas Soccer akan berjalan ketat. Namun, ia berharap pertemuan kedua tim tidak harus diakhiri dengan drama adu penalti.

Publik IJL AP2 beranggapan duel ASTAM kontra Salfas Soccer pada laga puncak IJL AP2 U-9 adalah sebuah pertemuan ideal. Kedua tim punya konsistensi dari awal kompetisi yang dibawa sampai partai puncak.

Salah satunya diucapkan pelatih Villa 2000 U-9, Resha Rafsanjani. Ia mengatakan baik ASTAM dan Salfas Soccer memang sama-sama sudah membuktikan diri sebagai dua finalis terbaik dari kompetisi IJL.

“Final IJL AP2 U-9 kali ini benar-benar akan terlihat menarik untuk disaksikan. Kedua tim layak berada di final karena lebih konsisten saat berlaga dari awal kompetisi sampai partai puncak,” ujar Resha.

Karena itu pula, Resha mengatakan duel kedua tim akan menyita mata penonton sampai wasit meniup peluit akhir. Bahkan pria yang juga merupakan pelatih All Star IJL AP2 U-9 Sensation tersebut sampai tak berani memprediksi siapa yang akan keluar sebagai pemenang.

“Semuanya memiliki kesempatan karena inilah final yang pas buat tim dengan penampilan dan performa konsisten selama liga berlangsung. Saya pikir akan susah rasanya menebak siapakah yang bakal menjadi tim terbaik hingga keluar sebagai juara,” ujar Resha.

“Kemungkinan adu penalti. Tapi secara pribadi saya menginginkan final ini diakhiri tanpa drama tos-tosan,” tambahnya lagi.

 

Dari dua finalis tersebut, Villa 2000 sendiri memang sudah berhadapan dengan Salfas Soccer. Tak heran, Resha kurang lebih sudah paham dengan kekuatan yang dimiliki Rakha Lubis dan kawan-kawan tersebut.

“Kekuatan Salfas selain dari beberapa pemain yang menonjol adalah semangat juang dan keinginan untuk lebih baik dari lawan itulah menurut saya karakter mereka yan menjadi pembeda dalam setiap laga,” tegas Resha.

“Rakha Lubis, Akmal, Al adalah pemain pembeda dari Salfas Soccer. Tapi secara tim hal-hal seperti yang saya sebutkan tadi itulah yang membuat Salfas Soccer layak ke final,” tandas Resha.

 

Di IJL AP2 U-9 sendiri ASTAM dan Salfas Soccer baru bertemu satu kali di babak play-off delapan besar lalu. Saat itu gol tunggal dari Backer mengantarkan kemenangan ASTAM atas seteru abadinya tersebut. Tak heran pernyataan Resha kian memperkuat betapa ketanya duel partai final IJL AP2 yang juga dilabel partai bertajuk Derby Banten tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here