PSP (merah kombinasi putih) vs wakil Sumsel (biru)/foto MO PSP

Bantul, http://bolanasional.co/– Langkah PSP Padang U-15 harus terhenti di babak delapan besar Liga Sepakbola Pelajar (LSP) U-16 Piala Menpora 2017 setelah tidak beruntung di kalahkan oleh wakil Sumatera Selatan melalui adu penalti dengan skor 5-6 setelah dalam waktu normal bermain imbang 0-0, Jumat (8/9) di lapangan Dwi Windu Bantul.

Jalannya laga pada babak pertama kedua tim menunjukan permainan saling jual beli serangan. Namun kuatnya barisan pertahanan kedua tim, sehingga tidak ada gol yang tercipta hingga akhir babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, aksi saling jual beli serangan masih terjadi hingga pertengahan babak kedua. PSP tertekan setelah salah satu pemainnya M. Ikhsan meraih kartu merah di pertengahan babak kedua. Meski hanya bermain dengan 10 orang,PSP mampu menahan gempuran pemain Sumsel.

Hingga pertandingan berakhir tidak ada gol yang tercipta dan akhirnya dilanjutkan dengan adu penalti. Dalam adu penalti, wakil Sumbar, PSP kalah nasib dengan skor adu penalti, 5-6 untuk kemenangan wakil Sumsel.

Terhentinya PSP U-15 persis sama dengan capaian tahun lalu, babak 8 Besar. Pelatih PSP Padang Herry Syarif mengatakan kalau anak asuhnya sudah berjuang dengan maksimal. “Mungkin ini bukan rezeki mereka lolos ke babak selanjutnya. Para pemain sudah menunjukan permainan terbaiknya,” sebut Herry Syarif usai pertandingan.

“Para pemaim harus segera melupakan hasil ini. Masih ada satu kejuaraan yang akan diikuti yakni Babak Nasional Liga U-15 kompetisi resmi PSSI 2017 yang akan digelar pada bulan Oktober mendatang,” tuturnya.

Lebih jauh dijelaskan Herry Syarif setelah kembali ke Padang tim pelatih akan melakukan evaluasi dan memperbaiki kelemahan yang nampak selama pertandingan Piala Menpora ini.

“Kami akan mempersiapkan diri untuk menghadapi Piala Haornas dengan sebaik mungkin. Kami ingin meraih prestasi yang lebih bagus di kompetisi PSSI Liga U-15 nanti,” jelasnya.

Sementara itu Direktur Akademi PSP Padang Agus Suardi senada dengan Herry Syarif kalau para pemain sudah maksimal.

“Mungkin rezeki mereka di kejuaraan lain. Secara permainan mereka tidak kalah dari lawan. Terbukti dalam waktu normal mereka bermain imbang. Dalam adu penalti ini lebih ditentukan oleh nasib,” sebutnya.

Agus Suardi minta seluruh pemain fokus mempersiapkan diri kembali menghadapi Babak Nasional Liga U-15 kompetsisi resmi PSSI, Oktober mendatang.

“Ini pengalaman berharga bagi kita. Para pemain harus lebih baik lagi mempersiapkan diri menghadapi Babak Nasional Liga U-15.” tutupnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here