Selebrasi gol Barito Putera/foto LIB

Kemenangan dengan skor akhir 2-0 untuk Barito Putera perpanjang derita tim tamu Sriwijaya FC pada pertandingan Liga 1 Indonesia di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (10).

Itu karena hasil laga kedua tim ini melanjutkan trend positif Barito usai menang di kandang Perseru Serui, pekan lalu.

Capaian yang berbanding terbalik dengan Sriwijaya FC (SFC) minor dalam dua kali laga beruntun.

Dengan begitu, Barito Putera untuk sementara naik ke posisi 8 klasemen sementara Liga 1, poin 34. Sebaliknya SFC semakin berat beranjak dari peringkat 12, poin 28.

Jalannya pertandingan

Mengawali laga babak pertama, kedua tim langsung memaksimalkan dorongan bola dari lini tengah mereka kepada para

penyerang. Pertarungan pun perlahan namun pasti kian sengit selepas menit 10.

Sebuah peluang dari bola hasil tendangan bebas Matias Cordoba berhasil disontek oleh Hansamu Yama yang mendorong

bola untuk bergulir membobol gawang SFC di menit 17. Barito pun unggul 1-0.

Tersengat dengan gol tim tuan rumah, SFC merespons dengan cepat. Dalam sebuah kemelut, peluang Laskar Wong Kito mampu dihalau Aditya Harlan yang sigap menepis bola tendangan voli Hilton Moreira menit 21.

Dua menit kemudian, giliran agresivitas Beto Goncalves yang tak mampu menemui tepat sasaran meski pun telah berada tepat di depan gawang Barito.

Salin serang pun berlanjut dengan menghasilkan sejumlah pelanggaran bagi kedua tim. Beberapa peluang sempat tercipta, namun semua masih gagal menghasilkan gol.

Berawal dari lemparan ke dalam Barito di sisi kiri pertahanan SFC, Douglas Packer mampu memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti dan berhasil membobol gawang Sandy Firmansyah pada injury time babak pertama. Barito menambah keunggulan, 2-0. Skor bertahan sampai wasit mengistirahatkan jalannya pertandingan.

Memasuki babak kedua, baik Barito maupun SFC sedikit merubah gaya permainannya. Meski demikian, tensi serangan kedua tim masih berjalan tak terlalu kencang.

Di menit 52, penyelamatan gemilang dilakukan oleh kiper Aditya Harlan yang mementahkan sepakan keras kaki kiri Hilton Moreira dan mencegah SFC mencetak gol balasannya.

Tak lama berselang, kiper SFC Sandy Firmansyah harus digantikan Teja Paku Alam mengalami benturan dengan Dandi Maulana saat menyambar kiriman bola Rizky Pora.

Selepas itu, kedua tim melancarkan sejumlah pergantian pemain kunci mereka. Wasit Rully Ruslin Tambuntina di babak kedua juga harus mengeluarkan kartu kuning.

Masuknya Anis Nabar menggantikan Hilton Moreira di menit 71, membuat serangan SFC makin bergelombang. Alhasil, sebuah peluang emas pun tercipta saat Anis Nabar lolos dari jebakan offside namun masih bisa diredam oleh Matias Cordoba.

Sebuah gol dari Paulo Sitanggang harus dianulir wasit ketika hakim garis telah mengangkat bendera offside di menit akhir pertandingan.

Dalam sisa waktu laga yang tersedia, kedua tim tetap gagal menciptakan gol di babak kedua dan skor akhir 2-0 bertahan hingga usai pertandingan. (*/viva)

Daftar Susunan Pemain:

Barito Putera: Aditya Harlan (PG); Jeki Arisandi, Hansamu Yama, Aaron Evans, Nazar Nurzaidin, Douglas Packer (77′ Paulo Sitanggang), Matias Cordoba, Dandi Maulana, TA Musafri, Rizky Pora (75′ Gavin Kwan Adsit), Willian Lira (87′ David Laly).

Sriwijaya FC: Sandy Firmansyah (57′ Teja Paku Alam (PG); Dominggus Fakdawer, Indra Permana. Marckho Merauje, Tijani Belaid, Yoo Hyun-Koo, Muhammad Nur Iskandar, Manda Cingi, Hilton Moreira (71′ Anis Nabar), Alberto Goncalves.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here