Riko Simanjuntak cs berselebrasi usai Mofu ciptakan gol ke gawang Persib/foto MO SPFC

Bandung, http://bolanasional.co/– Semen Padang tertahan tuan rumah Persib Bandung, 2-2, setelah sempat dua kali duluan menjebol gawang kiper M. Natshir pada pertandingan pekan ke-23 Liga 1 Indonesia di Stadio Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/9).

Karena itu, meski sempat dua kali memimpin skor, pelatih Semen Padang Nilmaizar tak mau menyebut anak asuhnya gagal secara keseluruhan dalam meraih nilai penuh.

Tetapi dirinya tetap mengapresiasi keberhasilan anak asuhnya walaupun hasil akhir laga tertahan imbang oleh Persib. Tiga poin yang nyaris mereka bawa ke Padang batal dan harus puas berbuah nilai satu.

“Pertama, saya sebagai pelatih merasa bangga dengan pemain ini. Selama 2 x 45 menit, mereka bisa membuktikan bermain sangat layak. Saya syukuri, semoga performa ini tetap terjaga,” ujar Nil saat sesi konferensi pers usai pertandingan.

“Saya tidak menyalahkan pemain. Saya pikir itu hanya sebuah kelengahan saja dan mereka sudah menyesalinya,” sambung Nil.

Melihat penampilan militan para pemain saat menghadapi Maung Bandung, Nil mengatakan, timnya layak meraih poin penuh. Walaupun harus berbagi angka, Nil tetap mensyukurinya.

“Sebenarnya target kita ingin menang. Kita bisa menang di pertandingan ini. Tapi sekali lagi, saya cukup bangga dengan hasil ini. Karena awalnya kita diremehkan pada pertandingan ini,” pungkasnya.

Hal itu juga disampaikan sayap lincah Semen Padang, Riko Simanjuntak. Pemain yang memberikan dua assist kepada Vendry Mofu itu memuji penampilan rekan-rekannya bermain kompak, mati-matian tak mau menyerah.

Riko menilai, dirinya dan rekan-rekan sudah berjuang menjalankan instruksi pelatih. Semen Padang seharusnya bisa membawa pulang tiga angka.

“Saya sangat mengapresiasi teman-teman hari ini. Kita bisa meredam permainan Persib sampai pertandingan selesai. Harusnya pertandingan ini kita menang, seperti yang saya bilang kemarin,” tutur Riko.

Diluar permainan yang mereka tunjukan, Riko mengungkapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit Untung.

Menurutnya, pengadil asal Jakarta Utara itu banyak melakukan kekeliruan dalam pengambilan keputusan yang cenderung merugikan tim Kabau Sirah.

“Tapi saya sangat menyayangkan kepemimpinan wasit. Karena wasit tidak imbang. Contohnya saat wasit yang satu bilang corner kick, yang lainnya malah ngasih saya kartu,” tegasnya. (*/persibcoid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here