Bolanasional.Co- Torehan delapan gol berhasil dibukukan anak-anak All Star IJL AP2 U-11 Sensation saat partai uji coba pada Minggu (10/9) jelang laga perang bintang. Tak heran, penampilan menawan Satrio Mega Insan dan kawan-kawan membuat sang pelatih, Robin Maelast berdecak kagum.

Berkenalan dengan mayoritas pemain baru di tim All Star IJL AP2 U-11 Phenomenon tidak membuat seorang Robin Maelast canggung. Dibantu figur seperti Firman Utina, ia merasakan ada aura kebersamaan dan semangat positif yang ditunjukkan anak-anak All Star.

“Senang sekali hari ini, bisa bertemu dengan rekan-rekan baru para pemain All Star IJL. Sekalian bersilaturahmi juga dengan tim-tim SSB lain di luar ASTAM. Ada banyak karakter berbeda yang pernah saya temui mulai dari orangtua sampai pemain saat menangani anak-anak All Star ini, tapi rasanya memang hal tersebut yang bikin menarik,” terang Robin.

“Maka tadi saat proses latihan sebelum laga uji coba, saya coba merangkul mereka semua apalagi juga sempat dibantu dari coach ambassador All Star IJL yaitu Firman Utina. Saya tidak ingin disebut pelatih baru karena saya lebih suka berperan sebagai sahabat mereka disini. Enjoy saja dan anak-anak sepertinya juga bisa merasakan hal tersebut,” tambah pelatih dari ASTAM tersebut.

 

Hasilnya pun cukup memuasakan manakala Robin sukses mengantarkan anak asuhnya meraih dua kemenangan saat laga uji coba kontra BMIFA U-12 dan Gagak Rimang U-11. Meski baru pertama kali bertemu, ia mengaku kagum dengan kekompakan yang ditunjukkan Gahral Cs di atas lapangan.

“Dari dua pertandingan saya sudah bisa membaca gaya permainan anak-anak untuk memantapkan formasi pada laga perang bintang 17 September 2017 nanti meski di latihan tadi belum ada Pahlevi dan Ridho. Makanya tadi saya sempat rotasi pemain di atas lapangan dan hasilnya juga cukup menjanjikan,” beber Robin.

“Teman-teman publik IJL AP2 mungkin bisa lihat sendiri tadi dimana kami baru bertemu pertama kali hari ini tapi saat melawan BMIFA U-12 dimana lawan diisi pemain di atas usia anak-anak All Star IJL, Satrio dan kawan-kawan tampil luar biasa dan bisa menang dengan skor telak 5-0. Ini luar biasa sekali, mereka bisa mengeluarkan performa terbaiknya dan enjoy dengan teman-teman barunya,” tambahnya lagi.

 

“Di laga kedua, ada faktor kelelahan sedikit melanda anak-anak dan saya coba terus melakukan rotasi. Dan kami juga kembali membuktikan diri dengan menang dari Gagak Rimang U-11 meski dengan skor tipis 3-2,” ujar Robin.

Ya, sebagai pelatih di tim All Star IJL, Robin menegaskan dirinya akan selalu menerapkan sistem rotasi demi menampung kualitas 18 pemain bintang yang dimilikinya. Karena itu ia meyakini tidak ada satu pun pemain yang dapat garansi akan dapat tempat inti pada laga 17 September esok.

“Oh iya bukan berarti nanti kalau Pahlevi atau Ridho datang permainan kami bisa lebih hebat dari ini karena intinya mereka juga harus bisa menyatu dalam tim. Selalu ada opsi dari pelatih apalagi di dua laga uji coba tadi saya sangat tertarik dengan pemain-pemain seperti Adjat dari Bhayangkara Tigaraksa dan Satrio milik Salfas Soccer. Daya jelajah keduanya di setiap jengkal lapangan sangat luar biasa,” tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here