Bolanasional.Co– Partai final Indonesia Junior Angkasa Pura 2 League (IJL AP2) berakhir dengan kemenangan Salfas Soccer atas ASTAM lewat sebuah drama adu penalti. Kiper Salfas Soccer, Rafly tampil sebagai pembeda pada laga super “panas” itu.

Sejak menit pertama dibunyikan, ASTAM terus menggempur pertahanan Salfas Soccer. Dikomandoi oleh Haru, berungkali anak asuh Robin Meilast tersebut mengancam gawang Salfas yang dikawal oleh Rafly.

Sepakan free-kick yang menjadi andalan Haru memang kerap membuat jantung para penonton yang hadir terutama suporter Salfas Soccer berdegup kencang. Beruntung pertahanan sigap dari Salfas ditambah aksi heroik oleh Rafly mereka mampu mementahkan peluang emas ASTAM yang kerap tersaji di atas lapangan.

Salfas bukannya tanpa serangan, lima menit jelang laga usai, anak asuh coach Khoirul balik memegang kendali permainan. Tercatat, berungkali Rivandino dapat membuat pertahanan ASTAM yang dikomandoi Cedric kewalahan. Hingga babak pertama usai skor tetap 0-0.

Pada babak kedua, gol pun tercipta. Tepatnya di menit ke-17, Haru sukses mencatatkan namanya di papan skor. Lewat sepakan kerasnya dari luar kotak penalti, ia mampu membuat ASTAM unggul dengan skor 1-0.

Ketinggalan satu gol, justru membuat Salfas Soccer kian menggila. Gol yang mereka tunggu tercipta saat skema serangan balik menghasilkan kemelut di depan gawang ASTAM dan berhasi dikoversikan menjadi sebuah gol oleh Akmal di menit ke-25. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan dan laga diselesaikan dengan adu penalti.

 

Di babak adu penalti, kiper Salfas Soccer yakni Rafly benar-benar tampil heroik di tengah kegagalan rekan-rekannya seperti Akmal dan Rakha Lubis yang gagal menjadi eksekutor. Dirinya jadi penentu kemenangan timnya saat eksekusi sepakannya membuat kiper ASTAM terpengarah. Hasilnya Salfas Soccer keluar sebagai pemenang usai unggul 3-2 saat babak tos-tosan.

 

Sementara di perebutan tempat ketiga, Pro:Direct Academy mampu mengandaskan perlawanan Garuda Muda Soccer Academy. Satu-satunya gol oleh PDA dihasilkan lewat sepakan free-kick spektakuler dari Lui di menit ke-27 hingga membuat kiper GMSA, Zahran mati langkah.

Sedangkan pada ajang plate cup, raihan gelar juara berhasil dibawa oleh tim asal Depok, Sparta. Hasil tersebut diraih oleh Nazwan dan kawan-kawan usai menjadi juara pada babak grup plate dengan raihan 14 poin berselisih tiga angka dari pesaing terdekatnya, Gelora Poetra.

 

 

======================

 

 

Sementara di laga eksebisi All Star, anak-anak Sensation yang tampil dengan penyerang tunggal asal Gelora Poetra, Fandi mampu memberi perlawanan sengit untuk barisan anak-anak Phenomenon. Berungkali Fandi mampu membuat Naufal dan kawan-kawan kerepotan di atas lapangan.

Namun, bukan Phenomenon namanya kalau tak menghadirkan aksi fenomenal di atas lapangan. Kombinasi Lui dan Kelvin yang cukup menjanjikan berkat arahan sang pelatih, Imam Ibnu Aqil juga tak kalah membuat kiper Sensation, Febri dan Zahran kalang kabut.

Jual beli serangan tersaji di babak pertama, namun skor 0-0 tetap bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, ramuan strategi dari Imam Ibnu Aqil menemuhkan tuahnya. Kolaborasi Kelvin dan Lui dibantu Haru juga Nazwan kian tampil menggila hingga membuat pelatih Sensation, Resha Rafsjani memutar otak memperkuat lini pertahanan timnya yang dikomandoi bek Salfas Soccer, Rizky.

Praktis, di babak kedua menjadi “jatahnya” anak-anak Phenomenon. Setelah berungkali membombardir pertahanan Sensation, mereka akhirnya mampu mengunci keunggulan lewat gol semata wayang dari pemain Pro:Direct Academy asal Inggris, Lui dari titik penalti pada menit ke-22.

Di sisa jalannya laga, Sensation yang mencoba mengubah pola serangan dengan menempatkan Rakha Lubis dan Akmal untuk lebih maju ke depan tak membuahkan hasil. Meski terus mengancam lewat serangan balik namun disiplinnya Cedric Cs membuat Phenomenon menutup laga dengan skor tipis 1-0.
==========================================

 

Distribusi gelar IJL AP2 U-9:

 

 

Juara: Salfas Soccer

 

 

Runner-up: ASTAM

 

 

Peringkat ke-3 : Pro:Direct Academy

 

 

Plate Cup: Sparta

 

 

 

Tim Fair-Play: Garuda Muda Soccer Academy

 

 

 

Top Skorer: Kelvin (Indonesia Rising Star)

 

 

 

Pemain Terbaik: Rakha Lubis (Salfas Soccer)

 

 

 

Kiper Terbaik: Zahran (Garuda Muda Soccer Academy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here