Bolanasional.Co– Di usianya yang sudah menginjak 65 tahun, Sutan Harhara tak ketinggalan memberikan pandangannya soal rencana Asprov PSSI DKI Jakarta menggelar kongres guna mencari posisi ketua umum. Sudah saatnya ia menyebut sosok muda berjiwa visioner hadir demi mengubah wajah sepak bola ibu kota yang sudah lama carut marut.

Sepak bola Jakarta memang bisa dianggap mati segan hidup tak mau. Meski menyisakan nama besar seperti Persija di kancah teratas persepak bolaan nasional namun sepinya prestasi mentereng hingga minimnya perhatian akan pembinaan pemain usia muda jadi titik hitam masa depan sepak bola ibu kota.

Hal itu memang tak bisa lepas juga dari bobroknya sistem tata kelola sepak bola Jakarta dalam hal ini kepengurusan Asprov PSSI DKI. Seperti diketahui, saat ini tongkat kepemimpinan ada di PLT Ketua Umum, Vivien Sungkono pasca pengunduran diri Gusti Randa.

Hal tersebut jelas membuat salah satu eks pemain Timnas Indonesia, Sutan Harhara angkat bicara. Pria asal Jakarta yang mengawali karir junior bersama Jayakarta hingga menembus skuat utama Persija itu berharap sudah saatnya sepak bola ibu kota berbenah.

“Zaman sekarang seharusnya orang muda enerjik dan banyak ide-ide brillian untuk kemajuan Asprov DKI supaya tidak jalan di tempat. Itu yang seharusnya memegang kursi jabatan ketua buka hanya menerima jabatan tapi pada akhirnya tidak bisa kerja,” tegas Sutan.

“Susahnya urusan olahraga dicampur aduk sama hal yang lain demi kepentingan golongan,” tambah pria yang pernah membawa Persija juara kompetisi Liga Indonesia era Perserikatan pada 1973 dan 1979 tersebut.

Ya, Sutan meyakini tak ada salahnya figur muda dengan kompetensi tinggi diberi kesempatan mengambil alih peran demi kemajuan sepak bola Jakarta yang lama tenggelam. Menurutnya, hal tersebut akan juga bisa berdampak luas bagi perkembangan dunia kulit bundar Tanah Air.

“Dari semua kandidat memang ada baiknya yang terpilih orang muda yang punya inovasi di dalam pembinaan usia muda dan komposisi berjenjang , karena itu sumber dari permasalahan sepak bola DKI,” tegas Sutan.

“Setuju, yang muda harus maju. Berani mengubah dan merombak jalannya roda kepengurusan Asprov yang lama dengan terobosan lebih hebat & briliant demi kemajuan bersama,” ujar eks pelatih PSIS Semarang dan Persela Lamongan tersebut.

Saat ditanya siapa orang yang jadi jagoan di Asprov PSSI, Sutan enggan menyebut nama, dia hanya ingin sebaiknya voters lebih jeli. “Lihat saja tokoh muda dengan track-record visioner di pembinaan usia dini, jangan pilih orang yang berpolitik lagi,” tandas Sutan.

Dari kabar terakhir yang menyeruak, digadang-gadang ada tiga sosok muda yang jadi calon kuat para voters untuk menduduki posisi Ketua Umum Asprov PSSI DKI Jakarta. Diantaranya ada nama-nama seperti Budi Setiawan, Aldi Kamaran dan Rezza Mahaputra Lubis.

Budi Setiawan
Rezza Lubis Bersama Firman Utina
Aldi Karmawan (Kedua dari Kiri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here