Ketum PSSI Minta Masyarakat Tak Sudutkan TNI

Bolanasional.coKetum PSSI Minta Masyarakat Tak Sudutkan TNI

Bentrok antarsuporter Persita Tangerang dan PSMS Medan pada lanjutan babak 16 besar Liga 2 2017 beberapa waktu lalu merenggut nyawa Banu Rusman — suporter Persita yang tewas karena pengeroyokan oleh suporter PSMS berseragam tentara.

PSSI selaku federasi sepakbola Indonesia pun berjanji untuk mengusut kasus tersebut sampai tuntas. Hal itu dipastikan oleh ketua umum Edy Rahmayadi setelah menemui Menpora Imam Nahrawi di Kantor Pusat Kemenpora, Senin (16/10) petang.

Edy yang juga Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) berjanji bakal terbuka soal kasus Banu yang meninggal akibat insiden yang terjadi di Stadion Mini Persikabo tersebut.

Ia menepis, bahwa bentrok ini merupakan kerusuhan. “Bukan kerusuhan, tapi dampak dari motivasi (suporter) yang berlebihan sehingga menjadi gesekan. Yang ini dalam proses investigasi oleh Komisi Disiplin,” tegas Edy kepada awak media, usa pertemuan.

“Apa prajurit pernah tertutup? HUT TNI saja terbuka kok. Mohon maaf jangan sudutkan TNI, ini bukan masalah TNI, kejadian ini kebetulan saja saat itu TNI sedang menjadi suporter. Namun demikian, saya sebagai Kostrad melarang suporter bertindak kolektif,” sergahnya.

Di kesempatan yang sama, Edy juga berjanji bahwa PSSI akan meningkatkan standar keselamatan dalam pertandingan. Hal ini menyangkut meninggalnya kiper Persela Lamongan Choirul Huda, Minggu (15/10), pada partai lanjutan Liga 1 kontra Semen Padang.

“Akan dibenahi, kalau kurang dari standar maka akan kami cukupi nanti standarnya.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here