Syafrianto Rusli, pelatih Semen Padang/foto semenpadangfcid

Bekasi, http://bolanasional.co/– Mimpi buruk Semen Padang terjerambab ke zona degradasi nyata adanya pasca menerima kekalahan dari tuan rumah Persija Jakarta pada laga pekan ke-31 Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu malam (22/10).

Dua gol dari calon legenda Persija, Bambang Pamungkas menit 69′ dan 90′, mengirim Hengki Ardiles dan kawan-kawan turun satu strip ke posisi atas zona merah, peringkat 16, nilai 29 poin. Itupun menyusul kemenangan Perseru Serui kontra Persipura Jayapura sebelum laga Persija kontra Semen Padang.

Seusai pertandingan, pelatih kepala Syafrianto Rusli mengatakan skuadnya sudah bermain maksimal dan habis-habisan. Keinginan kuat keluar dari bayang-bayang zona degradasi terlihat memicu motivasi pemain dalam meladeni tekanan deras Persija sejak awal babak pertama sampai akhir pertandingan.

“Saya rasa pertandingan tadi pemain saya cukup paham dengan apa yang kami terapkan di dalam lapangan. Cuma sedikit ada hilang fokus. Dia kira bola itu sudah out ternyata tidak sehingga di belakang tidak konsentrasi,” ujar Syafrianto

“Jadi saya rasa pertandingan tadi menarik. Kita sama-sama ada peluang. Kami tahu kondisi Persija. Pemain depan mereka tinggi-tinggi. Kami bisa mengantisipasi. Sayang tadi penjaga gawang kami cedera lutut,” sambungnya.

Menatap laga selanjutnya, Semen Padang segera melupakan kekalahan kontra Persija. Perjuangan lepas dari jeratan degradasi belumlah tamat.

Menjamu Perseru Serui di pertandingan pekan ke-32 mendatang menurut Syafrianto ibarat grand final.

“Kami masih optimis. Karena Perseru bermain di kandang kami. Itulah finalnya. Dengan kekalahan ini, pemain saya lebih siap mental dalam menghadapi pertandingan home mendatang,” tegas pelatih lisensi A AFC dan salah seorang instruktur pelatih nasional PSSI ini.

Sedangkan salah seorang pemain Semen Padang yang mendampingi Syafrianto mengatakan mereka telah berjuang keras. Namun upaya Adi Nugroho dan kawan-kawan kecolongan dipertengahan babak kedua. Dua gol bersarang digawang Muhammad Ridwan.

“Kita sudah bekerja keras. Namun kita kecolongan jadi malam ini kalah lagi. Pertandingan berikutnya kita akan berusaha lebih kuat lagi agar bisa mendongkrak posisi di klasemen sekarang,” terang Adi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here