Bolanasional.Co– Kemenangan menawan berhasil diraih skuat IJL Elite saat menjalani laga uji coba kontra SSB Gagak Hitam U-14 dan Abstrax FA U-12. Hasilnya, total 17 gol berhasil dibukukan Nuno Leoporto Verdipal Tipe Cs ke gawang lawan.

Jelang berangkat ke Malaysia guna melakoni turnamen internasional Royal Selangor Club di Malaysia, persiapan matang terus digenjot untuk skuat IJL Elite. Mulai pekan ini, sesi laga uji coba sudah mulai diperkenalkan ke tim asuhan Washiyatul Akmal tersebut.

Hasil yang diraih pun cukup mengundang decak kagum. Berlaga di Lapangan Arhanudse 10 Kodam Bintaro menghadapi lawan pertama yaitu SSB Gagak Hitam U-14, mentalitas jadi kunci kemenangan skuat IJL Elite.

“Melawan SSB Gagak Hitam, kami mendapat lawan yang usianya jauh di atas kita. IJL Elite U-11 sementara mereka U-14. Tapi justru ada sisi positif saya ambil, dalam hal ini mentalitas anak-anak,” tutur Akmal.

“Alhamdulillah, Daffa dan kawan-kawan mampu mengatasi dengan sangat baik. Tidak ada rasa takut dalam diri skuat IJL Elite meski lawan yang dihadapi badannya banyak lebih besar juga. Saya salut, mereka pantang mundur di atas lapangan tadi,” tegas Akmal dengan nada penuh semangat.

 

Melawan SSB Gagak Hitam U-14 yang juga merupakan sang tuan rumah, IJL Elite dengan elegan mampu melayani permainan tim lawan. Jual beli serangan kerap tersaji di atas lapangan dan saat ada di bawah tekanan, Bima Cs mampu membuat barisan pemain lawan frustasi.

“Intinya saat melawan SSB Gagak Hitam, kita belajar saat keluar tekanan, pressure tinggi justru membuat pemain IJL Elite semakin berusaha mengeluarkan permainan terbaiknya. Kembali mentalitas bicara di sini. Bima sebagai kiper tampil sangat baik, ada dua sampai tiga penyelematan sensasional ia berikan,” cetus Akmal.

 

Begitu pula dengan proses gol tunggal IJL Elite ke gawang SSB Gagak Hitam U-14. Skema saat proses latihan disebut Akmal punya peranan besar. Tak heran, pujian kembali ia sematkan untuk anak asuhnya.

“Dibalik kemenangan atas SSB Gagak Hitam U-14 tadi, saya punya catatan khusus soal gol yang diciptakan oleh Satrio Mega Insan di menit keenam. Proses gol tersebut adalah hasil skema latihan selama dua Minggu terakhir. Alhamdulillah, ada proses dan progres yang didapat,” ucap pria yang juga merupakan founder dari CISS Soccer Skill tersebut.

 

 

Tetap Dapat Catatan Khusus

 

Begitu pula saat menghadapi Abstrax FA U-12 di sesi kedua laga uji coba. Kolaborasi Jehan Pahlevi-Radino dibantu Satrio semakin menunjukkan kedigdayaannya di atas lapangan. Ditambah aksi-aksi ciamik dari Redo Al-Qudus juga Nuno Leo Porto yang harus diakui banyak mengundang perhatian lebih para penonton.

“Saat lawan Abstrax FA U-12 pada sesi kedua, soal finishing jadi catatan positifnya. Begitu juga dengan positioning serta cepat dalam mengambil keputusan. Anak-anak bermain sangat baik sekali,” terang Akmal yang memegang lisensi kepelatihan C AFC tersebut.

“Saya memang sengaja meminta babak tambahan sekitar 10 menit saat melawan Abstrax FA (sesi ketiga) dimana mereka bisa lebih memberikan pressing dengan tambahan satu pemain ( 8 vs 7). Hasilnya tetap memuaskan, anak-anak IJL Elite tetap tak mengendurkan serangan dan skor 5-0 bisa tercipta,” tambahnya.

Meski demikian, Akmal tak ingin anak asuhnya cepat puas terkait kemenangan yang diraih dengan catatan pesta gol ke gawang lawan tersebut. Pada intinya, sebagai pelatih ia menyadari masih ada banyak PR yang sudah ia kantongi. Jelas, hal tersebut jadi motivasi tambahan bagi diri eks pemain Persija Jakarta tersebut.

“Jelas, dua kemenangan di laga uji coba ini tidak serta merta membuat saya puas. Selalu ada evaluasi dan catatan yang harus dikantongi semisal saat melawan SSB Gagak Hitam dalam hal organisasi permainan dari belakang ke depan. Pada dasarnya, mereka seharusnya bisa bermain lebih dengan skill dan bakat luar biasa,” tegas Akmal.

 

“Jujur, bicara puas atau tidak maka jawaban saya adalah belum puas, masih dalam tahap kisaran 70%. Kita lihat nanti di laga-laga selanjutnya karena kemenangan bukan hal utama. Jadi motivasi juga buat saya karena anak-anak ini adalah investasi masa depan,” tandasnya.

 

Di lain kesempatan, pujian juga didapatkan IJL Elite dari CEO Indonesia Junior League, Rezza Mahaputra Lubis. Menurutnya, Radino dan kawan-kawan sudah mampu penampilan maksimal jauh daripada yang ia bayangkan.

“Kemenangan ini bisa jadi modal bagus. Bermain dengan lawan yang usianya di atas mereka tentunya patut dapat apresiasi. Seluruh pemain tampil bagus dan saya lihat komposisi terbaik sudah didapat Coach Akmal,” ujar Rezza.

 

“Puas atau tidak? Kita masih bisa lebih berkembang lagi dan di laga uji coba selanjutnya Villa 2000 dan SSB Sparta sudah menunggu. Tapi pada intinya anak-anak bermain hebat sekali pada laga uji coba hari ini,” tegasnya.

 

 

 

 

 

 

 

Laga 1:

 

SSB Gagak Hitam U-14 vs IJL Elite 0-1

(Satrio 6′)

 

 

 

 

Laga 2:

IJL Elite vs Abstrax FA U-12 11-1

(Pahlevi 4′, 7′, 9 ; Satrio 6′, 14′ ; Nuno 2′, 11′ ; Radino 20′, 22′ ; Redo 25′ ; Daffa 28′)

 

 

 

 

Laga 3:

 

Abstrax FA U-12 vs IJL Elite 0-5

(Pahlevi 3′, 7′, 9′ ; Nuno 2′, 4′)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here