Bolanasional.co, PALEMBANG-Persiapan pembangunan venue dan infrastruktur penunjang Asian Games 2018 di Palembang terus dilakukan untuk mensukseskan perhelatan yang tinggal dalam hitungan bulan saja, bahkan pihak penyelenggara memastikan sudah mencapai 90 persen.

Menurut Asisten III Kesejahteraan rakyat (Kesra) Sumsel, Ahmad Najib, mengaku pemerintah daerah provinsi Palembang terus mempersiapkan venue sesuai standarisasi yang telah ditetapkan Olympic Council Asia (OCA), dan secara terstruktur, sehingga bisa menghasilkan venue berkualitas untuk masa mendatang.

“Saat ini sudah 90 persen pembangunan venue, karena kami ingin semua proses pembangunan dengan terencana dan tertata dengan baik,” tuturnya di Palembang, Jumat (24/11).

Terkait infrastruktur, dirinya juga mengaku bahwa semuanya akan siap pada April nanti, termasuk pembangunan Mass Rapid Transit (MRT), dan akan diawasi oleh pihak Olympic Committee sebagai persyaratan kelayakan sarana transportasi peninjang di Asian Games 2018.

“Pemerintah daerah sadar betul akan saran dan prasarana pendukung mengahadapi Asian Games 2018, dan kami pastikan semua akan rampung, termasuk MRT. Disatu sisi kami juga memastikan bahwa konsep persiapan pembangunan venue di Palembang mengutamakan tiga unsure penting, sehingga bisa dinikmati secara berkepanjangan, yaitu Kestabilan daerah, komunikasi dengan  Organizing Committee, serta adanya partisipasi masyarakat dan pemerintah,” jelas Najib.

Seperti diketahui Asian Games 2018 untuk wilayah Palembang akan menggunakan Jakabaring Sport City (JSC) dan sekitarnya untuk venue, dimana ada sekitar 17 venue yang sebagian besar dipugar untuk meyambut event emapt tahunan tersebut.Diantaranya adalah menembak, dayung, triathlon, voli pantai, tenis, sepak takraw, aquatic, atletik. panjat tebing, bowling, stadion Gelora Seriwijaya dan lainnya.

Menurut Kepala Dinas PU, Perkim Sumsel, Basyarudin menjelaskan bahwa JSC awalnya sudah memiliki kelengkapan venue yang akan digunakan untuk Asian Games nanti, dan mayoritas pembangunan yang dilakukan saat ini bersifat pembaharuan atau dipugar.

“Hanya beberapa venue yang baru dibangun seperti bowling yang akan rampung 18 Desember dan juga ada venue menembak, pembangunan itu pun berkat dukungan pihak swasta, sedangkan untuk wisma atlet kita menggunakan wisma yang diperuntukkan untuk SEA Games sebelumya, venue panjat tebing hanya mengganti papan import, kami targetkan semua pembangunan venue rampung pada Desember,”tutur Basyarudin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here