Biyon Kagumi Disiplin Ala Militer Dalam Seleksi Timnas Pelajar U15 di Bandung

Bolanasional.co-Biyon Kagumi Disiplin Ala Militer Dalam Seleksi Timnas Pelajar U15 di Bandung

Kesungguhannya dalam menekuni sepakbola telah menuai prestasi menggembirakan. Terbukti remaja kelahiran Jakarta, 20 Januari 2003 ini sudah tiga kali menjalani seleksi tim-tim yang dipersiapkan mewakili Indonesia ke kejuaraan sepak bola internasional.

Seleksi pertama yang pernah dijalaninya adalah seleksi pembentukan tim SBAI Garuda Jaya road to Barcelona pada 2016. Remaja pemilik nama lengkap Biyon Dewadra Gunawan ini dinilai memiliki kualitas dan skill dan dinyatakan lulus oleh Tim Penyeleksi. Bahkan Biyon yang menempati posisi bek kanan sukses mengantarkan timnya menjadi kampiun di Barcelona.

Bakat istimewanya ternyata menarik perhatian pelatih Timnas U16, Fakhry Husaini. Biyon pun menjadi salah satu pemain yang dipanggil untuk mengikuti seleksi Timnas U16 yang dilaksanakan awal 2017. Namun sayang, Biyon gagal memanfaatkan kesempatan emas dalam ajang seleksi kedua ini. Maklum usianya baru 14 tahun.

Gagal menjadi skuat Timnas U16 tak membuat pemain berpostur 161 cm dengan bobot 62kg ini patah semangat. Dia tetap tekun berlatih untuk meningkatkan kemampuannya. Kesungguhan dan kesabaran putra pertama dari dua bersaudara buah hati pasangan Hendra Gunawan dan Ade Garlina A ini kembali berbuah manis. Pemain binaan Indonesia Rising Star Soccer School ini kembali mendapat panggilan untuk mengikuti seleknas Timnas Pelajar U15 yang digelar di Stadion Siliwangi Bandung, Jawa Barat.

Biyon dan seluruh peserta seleksi adalah para pemain hasil pemantauan selama berlangsungnya putaran final provinsi Liga Sepakbola Pelajar U14 Piala Menpora 2017, di Magelang, September lalu. Di ajang tersebut, Biyon membela Mandiri Selection sebagai juara DKI Jakarta. Mereka berhasil menjadi runner-up, kalah dari Bina Sentra Jawa Barat pada babak final.

Seleksi Timnas Pelajar U15 yang berlangsung selama dua hari, Jumat (24/11) dan Sabtu (25/11) tersebut ,memberi pengalaman spesial bagi Biyon. Karena dalam pelaksanaan seleksi menggunakan fasilitas milik Rindam III Siliwangi Jawa Barat serta melibatkan personil militer. Seluruh peserta juga diinapkan di salah satu barak militer yang ada di Rindam III Siliwangi. Selama tinggal di barak mereka juga harus mematuhi aturan dan disiplin ala militer yang berlaku.

“Awalnya sempat stress juga karena semuanya serba diatur. Misalnya urusan tidur. Berlaku aturan jam sekian sudah harus tidur. Kemudian jam 4 dini hari harus bangun. Setelah itu harus mandi. Dilanjutkan dengan sarapan. Kami juga harus melakukan baris-berbaris saat mau berangkat menuju lokasi seleksi dan saat kembali ke barak,” ungkap Biyon.

“Jelas ada perbedaan dengan kebiasaan di rumah selama ini. Cenderung lebih longgar. Tetapi lama-kelamaan jadi suka dengan aturan dan disiplin yang berlaku di barak. Saya sangat merasakan dampak positifnya. Kita jadi lebih menghargai waktu dan tertib,” tambah siswa sekolah internasional High Scope Indonesia ini.

Selain itu sambung Biyon, dia juga merasa sangat beruntung bisa terpanggil untuk mengikuti seleksi Timnas Pelajar U15 kali ini. Sebab, para pengujinya bukanlah penguji biasa tetapi para legenda timnas Indonesia, antara lain Rully Nere, Zulkarnain Lubis, Donny Lattupeirissa dan Firman Utina.

“Tentu harapannya bisa masuk Timnas Pelajar U15. Apalagi saya dengar tim akan dilatih oleh Om Firman. Pasti akan menjadi sebuah pengalaman luar biasa dan istimewa bisa merasakan dilatih oleh Om Firman. Semoga saja saya dapat melalui seluruh tahapan seleksi, dan terpilih menjadi skuat Timnas Pelajar U15,” harap Biyon.

Jadi Pemain Profesional

Sejak usia 2 tahun Biyon sudah menyukai bola. Melihat kegemaran sang anak, saat usianya menginjak 5 tahun, kedua orangtuanya kemudian mendaftarkan Biyon ke Soccer School Indonesia (SSI) Arsenal.
Di SSI Arsenal lah Biyon pertama kali mempelajari teknik-teknik bermain bola. Bersama SSI Arsenal jugalah Biyon pertama kali merasakan atmosfir pertandingan di berbagai kejuaraan. Namun setelah bergabung selama kurang lebih enam tahun, Biyon harus mengakhiri kebersamaannya dengan Sekolah Sepak Bola tersebut. Pasalnya pada 2014 SSI Arsenal bubar. Biyon akhirnya memutuskan bergabung dengan Indonesia Rising Star (IRS). Selain bermain untuk IRS, Biyon juga terdaftar sebagai skuat Mandiri Selection yang merupakan salah satu klub peserta Liga Kompas Gramedia U14.

Bagi Biyon bermain bola bukan hanya sekadar hobi. Tetapi lebih dari itu. Biyon punya mimpi besar sebagai pemain sepak bola. Dia ingin menjadi pemain sepak bola profesional.

Meski waktunya banyak tersita di lapangan sepakbola, namun hal itu tidak mengendorkan semangat belajarnya di sekolah.

“Biyon tergolong anak yang mandiri dan bertanggungjawab. Meski sibuk dengan bola tetapi dia tetap mampu mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Akademiknya tidak ada masalah,” tutur sang ayah, Hendra Gunawan yang menemani Biyon mengikuti seleksi Timnas Pelajar U15 di Bandung.

Hendra menungkapkan dia dan sang istri Ade Garlina A sebenarnya tidak suka dan tidak memgerti tentang sepak bola. Namun lantaran kedua anaknya yaitu Biyon Dewadra Gunawan dan sang adik Evan Devadra Gunawan (yang juga bergabung di IRS) suka bola, Hendra dan istrinya mulai belajar menyukai sepak bola. Bahkan keduanya bergantian meluangkan waktu untuk bisa menemani kedua putranya setiap kali mereka mengikuti kejuaraan. Baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

“Kita selaku orang tua harus mendukung anak, selama dalam kegiatan atau hal yang positif,” pungkas Hendra.

Catatan Prestasi Biyon

2013 :
Danone Cup U10 juara tingkat wilayah Tangerang Selatan (SSI ARSENAL)

2014 :
1. Danone Cup U12 (SSI Arsenal).
2. Liga Bola U12 (SSB South Tangerang City)
3. Indonesia Junior Soccer League/IJSL (South Tangerang City)

2015 :
1. JSSL Singapore U12 (SSB : indonesia Rising Star/IRS) peringkat 3
2. Teijin Cup U12 (IRS) runner up.
3. Liga Bola U12 (IRS)
4. IJSL U12 (IRS)

2016:
1. JSSL Singapore U13 (IRS)
2. LIGA Top Score U13 ( Young Guns).
3. Rindam Jaya Cup U13 ( Young Guns)
4. Turnamen SBAI U13 (SBAI Jabar).
5. Adidas Cup U14 ( IRS) peringkat III
6. Seleksi SBAI Road to Barcelona (terpilih)

2017 :
1. JSSL Singapore U16 (IRS)
2. Barcelona Football Festival U14 (SBAI Garuda Jaya) champion/juara 1.
3. Piala Menpora (Bintang Jaya Selection mewakili DKI Jakarta) Juara 2 tingkat Nasional.
4. BORNEO Cup U14 (SBAI Garuda Jaya) Champion
5. LIGA Kompas Gramedia (Mandiri Selection) masuk dalam urutan 3 besar.
6. Turnamen Pagustas (IRS) runner up

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here