Bolanasional.Co– Menyambut kompetisi musim depan, langkah visioner dengan berbagai macam terobosan baru terus dilakukan operator kompetisi sepak bola usia dini, Indonesia Junior League. Menggandeng instansi rumah sakit swasta sekelas Mayapada Healtcare Group membuat mantan aktor rumput hijau Tanah Air seperti Washiyatul Akmal, Carlos Raul, Alexander Pulalo hingga pemain legendaris layaknya Bob Hippy tak ragu angkat topi.

IJL tidak mau berhenti memberi sumbangsihnya untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Pada musim depan, mereka terus berkomitmen menjadi wadah edukasi para calon aktor rumput hijau Tanah Air dengan menggelar kompetisi di tiga kelompok umur yaitu U-9, U-11 dan U-13.

Langkah IJL tidak sendiri, periode 2018/2019 nanti mereka akan mendapat sokongan dari Mayapada Healtcare Group. Fasilitas dari segi sports medicine sudah disiapkan pihak MHG untuk membantu perkembangan para pesepak bola muda yang bergelut di kompetisi Indonesia Junior League musim depan.

Kolaborasi IJL dengan MHG membuat banyak pihak angkat topi. Salah satunya seperti yang diucapkan pesepak bola berdarah Argentina yang pernah malang melintang di kancah persepak bolaan nasional, Carlos Raul Sciucatti.

“Rasanya ini kompetisi terbaik yang pernah saya liat di Indonesia, bahkan kemasan sangat terencana layaknya liga-liga junior di Amerika latin. Saya berharap banyak generasi sepak bola tangguh lahir dari IJL,” ujar Raul.

 

Selain Raul, langkah visioner dari IJL tersebut nyatanya juga menyihir mantan pemain Timnas Indonesia, Alexander Pulalo. Bahkan ia berharap petinggi IJL yaitu Rezza Mahaputra Lubis mampu terus menyumbangkan idenya lebih jauh untuk dunia kulit bundar Tanah Air.

“Benar-benar liga junior yang keren, adanya pola kerjasama dengan Mayapada ini jadi bukti IJL operator liga profesional, bahkan dari tata cara pelaksanaan benar-benar sangat baik. Saya pikir CEO IJL, Rezza Lubis nantinya akan mampu membenahi bahkan jadi seharusnya diberi kepercayaan terlibat di liga profesional senior pada masa mendatang,” ujar pemain kelahiran Jayapura tersebut yang didaulat menjadi coach ambassador IJL bersama Carlos Raul dan Washiyatul Akmal tersebut.

Ya, memang keputusan IJL menggandeng Mayapada juga memunculkan semangat baru untuk para pelaku pembinaan sepak bola usia dini Indonesia salah satunya yakni Washiyatul Akmal.

“Berkolaborasi dengan MHG, IJL seperti menjadi treger dalam sepak bola usia dini di Indonesia bahkan level senior. Ini artinya sports medicine dan science memang harus sudah mulai diperkenalkan dari tingkat-tingkat SSB. Bahkan pelatih Bali United yaitu Widodo C Putro sudah mendengar terobosan ini, ia mendukung penuh agar element-element tersebut dapat berkesinmabungan dengan skill teknik pemain dari level grassroot,” ujar Akmal yang juga bertugas sebagai pelatih skuat IJL Elite.

“Saya berharap ada totalitas dengan terobosan luar biasa ini. Pasti banyak SSB yang menunggu IJL bersama MHG turun tangan menggelar coaching clinic dan penyuluhan soal betapa pentingnya sports medicine. Ini adalah langkah awal menuju sepak bola Indonesia yang modern dan punya tingkat profesionalisme tinggi,” tegas eks pemain Persija Jakarta dan PSM Makassar tersebut.

Profesionalisme memang jadi komitmen IJL ikut membenahi tata kelola sepak bola Indonesia. Tak heran, itu membuat seorang pemain legendaris Timnas Merah-Putih yakni Bob Hippy yakin IJL mampu menjadi otokritik untuk para pengambil keputusan di kursi PSSI.

“Ini sebuah terobosan yang luar biasa. Saya lebih melihat soal profesionalisme, artinya IJL lebih maju dibanding kompetisi kasta tertinggi di Indonesia seperti Liga 1 sekalipun yang sudah banyak kepentingan,” tegas Bob Hippy.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here