Istimewa

Bolanasional.co, JAKARTA-Perhelatan Run For Difabel yang diselenggarakan Panitia Penyelenggara Asian Para Games (INAPGOC) diikuti sekitar 2000 pelari dan menghasilkan donasi sebesar Rp.125 juta.

Event yang diselenggarakan di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (3/12) ini memiliki misi untuk membangun kesadaran masyarakat akan kesetaraan bagi para difabel dalam berkarya, dan juga ingin mensosialisasikan penyelenggaraan Asian Para Games 2018 nanti.

“Selain bertujuan merayakan Hari Difabel Sedunia, kami ingin mengenalkan perhelatan Asian Para Games kepada masyarakat Indonesia secara luas, sehingga bisa ikut berkontribusi mensukseskan event ini,” kata Ketua INAPGOC, Raja Sapta Oktohari di Jakarta.

Tercatat event yang diikuti para pengurus INAPGOC, Ketua PRSI, Anindya Bakrie, Kepala Bidang Pembinaan Olahraga Massal dan Kesehatan Olahraga Kemenpora, I Nyoman Winata serta Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno ini berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp.125 juta yang akan diberikan kepada komunitas difabel.

Menurut Okto sapaan akrab Raja Sapta Oktohari menilai bahwa kesetaraan menjadi salah satu nilai yang akan digerakan Paralympic Internasional, dan INAPGOC mencoba untuk menyebarkan nilai-nilai tersebut kepada masyarakat luas, sehingga ada kesejajaran untuk difabel.

“Perbedaan kemampuan seharusnya bukan menjadi penghalang untuk bekerjasama, sebaliknya perbedaan justru harus menjadi alasan untuk bekerjasama, dan melalui Run for Difabel ini, kami berharap dapat meningkatkan dukungan akan kesetaraan bagi teman-teman difabel di tengah masyarakat,” tutur Okto.

Event ini menempuh jarak 5 mil dengan rute Monas-Bunderan HI-Monas, dan diikuti sekitar 2000 peserta yang terdiri dari komunitas lari, masyarakat umum serta 200 orang dari komunitas difabel.

“Saya senang dengan event ini, untuk mendorong kedepan perhelatan Asian Para Games untuk menjadi lebih semangat. Selain itu perhelatan ini juga menandakan adanya kesamaan kita semua, baik difabel maupun normal, semoga kedepaan kita bisa menyamakaan, menyatukan keharmonisan ini,” tutur I Nyoman Winata.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here