Bolanasional.Co– Langkah skuat IJL Elite tidak akan berhenti begitu saja pasca turnamen internasional di Malaysia bertajuk Royal Selangor Club usai. Event lain sudah disiapkan sembari menunggu proses seleksi pemain baru untuk memperdalam kekuatan tim.

Label runner-up Royal Selangor Club Dato Chu Ah Nge Junior Soccer International Tournament U-12 tidak membuat manajemen Indonesia Junior League cepat puas. Investasi jangka panjang terus jadi tujuan mereka demi mengantarkan para calon pesepak bola muda Indonesia ini memasuki gerbang emas.

Seperti itu pula yang ditegaskan CEO IJL, Rezza Mahaputra Lubis. Ia menegaskan tak ada kalimat bubar-jalan untuk skuat IJL Elite pasca turnamen RSC usai.

Meski demikian, evaluasi selalu dilakukan untuk kian memperkuat barisan skuat IJL Elite di turnamen internasional ke depan. Tak heran, beberapa nama-nama pemain baru sudah siap mereka panggil untuk melakukan proses seleksi.

“Tim ini tetap akan kami pertahankan dan manajemen akan menambah komposisi kekuatan. Caranya tentu menyeleksi beberapa nama baru lagi dari daftar pemain All Stars IJL Phenomenon dan Sensation lain yang belum mendapatkan kesempatan,” tutur Rezza.

“Tujuannya memang kami akan terus berupaya untuk menambah kekuatan tim. Program selanjutnya akan segera kami infokan,” sambungnya.

 

Karena itu, Rezza berharap 12 pemain IJL Elite yang memperkuat tim saat turnamen di RSC lalu terus menunjukkan kualitas terbaiknya bersama SSB masing-masing. Ia menyebut sistem promosi-degredasi bukan tidak mungkin dilakukan untuk menjaga aura kompetitif dalam menjaga kekuatan skuat asuhan Washiyatul Akmal tersebut.

“Ada sekitar 12 calon pemain baru yang masuk radar dari posisi kiper sampai penyerang. Ini artinya anak-anak yang lebih dahulu tergabung dalam skuat IJL Elite harus lebih termotivasi lagi terus menjaga performanya, berlatih dengan kerja keras dan penuh rasa disiplin. Ya, bukan tidak mungkin mereka bisa saja tergeser,” ujar Rezza.

“Artinya juga kami selalu menjaga aura kompetitif dan selalu memberi kesempatan jam terbang untuk para pemain-pemain jebolan Indonesia Junior League,” tandasnya.

IJL Elite U-11 sendiri baru tiba di Tanah Air pada Senin (4/12) sore WIB. Seperti diketahui memakai nama IJL All Stars, mereka meraih gelar runner-up RSC Dato Chu Ah Nge U-12 setelah pada laga final harus mengakui keunggulan tuan rumah, Subang Jaya dengan skor tipis 1-2.

 

Langkah visioner IJL ini bisa saja terinspirasi dari kesuksesan federasi sepak bola Jerman membentuk fondasi kekuatan timnas mereka. Saat ini, Der Panzer asuhan Joachim Loew punya empat variasi susunan pemain yang berbeda dengan kualitas sama rata. Tak heran, proses regenerasi tim berjalan cukup positif dengan penuh aura kompetitif.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here