Bolanasional.Co- Nama klub raksasa Italia AC Milan memang kadung tak bisa lepas dari seorang Romeo Fedta Milano. Dapat nomor punggung tiga di tim IJL Elite yang identik dengan bek legendaris I Rossoneri yakni Paolo Maldini membuat ayahnya, Sofyan tak bisa menutupi rasa haru sekaligus bangga.

Untuk fans setia AC Milan, nama Paolo Maldini memang sudah mempunyai tempat khusus di hati mereka. Torehan prestasi bergengsi diantaranya 7 gelar kampiun Liga Italia sampai 5 trofi Liga Champions sampai pengabdian selama 25 tahun berseragam I Rossoneri cukup membuat Maldini disebut sebagai sang legenda hidup.

 

Salah satunya seperti yang diutarakan Sofyan, fans berat I Rossoneri dari Bogor. Menurutnya, Maldini tidak hanya pantas dilabeli legenda AC Milan tetapi juga Italia bahkan dunia.

“Bagi saya, Maldini tidak hanya legenda hidup AC Milan dan Italia tetapi juga dunia. Ia adalah panutan untuk para pemain muda saat ini terutama melihat loyalitas pada klub yang dicintainya,” ujar Sofyan.

“Ia adalah bek yang paling jarang mendapat kartu atau hukuman berat dari wasit tidak hanya saat bersama AC Milan tetapi juga Timnas Italia, dia seorang kapten sejati. Saya paling ingat momen saat Maldini membela I Rossoneri saat derby melawan Inter pada 2004/2005, sekali lagi dia benar-benar seorang Il Capitano,” tegas Sofyan lagi.

 

Seperti dikabarkan sebelumnya, Sofyan memang sudah kadung jatuh cinta dengan AC Milan. Dua anak lelakinya bahkan ia selipkan nama yang sarat dengan aroma I Rossoneri. Salah satunya yakni Romeo Fedta Milano, bek kiri andalan M’Private Soccer School yang memperkuat tim IJL Elite.

Di IJL Elite sendiri pada turnamen Royal Selangor Club (RSC) Malaysia, Romeo mengenakan nomor punggung tiga. Seperti diketahui, angka tersebut memang identik dengan Paolo Maldini saat berseragam AC Milan juga Timnas Italia.

“Alhamdullilah, terima kasih untuk IJL pak Rezza Lubis dan timnya yang memberi kepercayaan nomor spesial tersebut untuk Romeo. Jujur, saya sempat kaget dan campur rasa haru. Ini seperti mimpi jadi kenyataan,” ujar Sofyan.

 

“Sampai saat ini sendiri saya masih sangat terharu karena biasanya dia kenakan nomor lima di M’Private Soccer School,” tambahnya lagi.

Romeo sendiri sukses membawa IJL Elite meraih posisi runner-up saat gelaran RSC di Malaysia akhir pekan lalu. Tak heran itu juga jadi motivasi sang ayah untuk terus mengarahkan anaknya untuk bisa terus menjadi pribadi disiplin baik di dalam dan luar lapangan.

“Harapannya sepulang dari Malaysia, dia makin giat berlatih disiplin dan selalu semangat bersama M’Private Soccer School. Romeo akan selalu memberikan yang terbaik dan siap sedia menerima panggilan kembali untuk IJL Elite,” tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here