Pemain Sriwijaya FC menerima arahan manajemen tim usai latihan/foto facebook

Palembang, http://bolanasional.co/– Sriwijaya FC akhirnya lebih memilih tampil dalam ajang pra-musim Piala Presiden 2018 dan membatalkan undangan mengikuti turnamen di Vietnam yang jadwalnya bersamaan digelar pertengahan Januari mendatang.

Itu diputuskan berdasarkan diskusi bersama antara jajaran pelatih dan manajemen. Dengan pertimbangan tidak memungkinkan untuk mengikuti 2 turnamen tersebut secara bersamaan.

“Di Vietnam, pertandingan baru dimulai 24 Januari. Sementara Piala Presiden jadwalnya juga hampir sama dan mesti memilih 1,” ungkap Skretaris tim Sriwijaya FC (SFC), Achmad Haris di lapangan atletik Jakabaring Sport City, Jumat (29/12) sore.

Pemilihan turnamen Piala Presiden juga dikarenakan pihaknya ingin melihat kesiapan tim melawan sesama kontestan Liga 1 Indonesia musim depan.

“Surat resmi keikutsertaan sudah kita kirimkan ke panitia penyelenggara. Sejauh ini sudah ada rumor mengenai grup dimana SFC akan bermain, namun tentu kita akan tunggu drawing resminya nanti,” sambung pria berkaca mata ini.

Sebelumnya tim asuhan Rahmad Darmawan (RD) lebih berkeinginan ikut turnamen di Vietnam lantaran tim peserta lainnya berasal dari klub Korea Selatan dan Brasil.

Namun demikian, RD selaku pelatih kepala menilai setiap turnamen pra musim pada prinsipnya tetaplah sama, yaitu ajang untuk mengukur sudah sejauh mana persiapan yang dilakukan tim.

Dia tidak mempermasalahkan harus tampil pada turnamen mana, yang terpenting Sriwijaya FC menjalani uji coba sebelum terjun ke kompetisi sebenarnya.

“Semua turnamen itu memiliki dampak yang positif. Tapi karena waktu yang bersamaan jadi kita pilih yang dalam negeri saja,” kata RD seperti dinukilkan liputan 6.

Senada dengan RD, Manajer Tim SFC Ucok Hidayat menegaskan manajemen dan tim pelatih sudah membuat keputusan final terkait turnamen yang nantinya bakal diikuti Sriwijaya FC untuk musim depan.

“Sudah (diputuskan), kita ikuti Piala Presiden,” terang Ucok.

Sebagai manajer, Ucok memberikan kepercayaan penuh bagi jajaran pelatih yang dipimpin RD untuk memilih turnamen mana yang lebih cocok untuk menguji persiapan tim jelang berlaga di kompetisi resmi PSSI musim 2018 nanti.

Tak hanya turnamen, manajemen juga mempercayakan pemilihan pemain kepada pelatih. Baik atau buruknya prestasi tim ditentukan proses pembentukan yang dilakukan pelatih.

“Tidak ada campur tangan, semua kepada pelatih. Kita semua ingin yang terbaik,” tegas Ucok.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here