Bolanasional.Co– Jelang kick-off IJL Mayapada 2018, Salfas Soccer U-11 terus melakukan persiapan matang. Mencetak banyak pemain potensial dari lini tengah layaknya Satrio Mega Insan jadi misi tambahan dari sang pelatih, Chandra Mulyono.

Jelang turun ke arena IJL Mayapada 2018, pelatih Salfas Soccer U-11, Chandra Mulyono mengatakan persiapan timnya baru mencapai tahap 50 persen. Namun dari segi antusiasme, ia mengakui anak asuhnya sudah tak sabar berlaga.

“Persiapan kami dari segi latihan baru mencapai tahap 50 persen dikarenakan anak-anak masih ada yang liburan sekolah dan khitanan. Jadi belum maksimal memang,” terang Chandra.

“Hanya itu kendalanya. Tapi dari sisi antusiasme, anak-anak sudah tak sabar untuk siap tempur di IJL Mayapada 2018. Chemistry mereka yang sudah terjalin baik selama satu tahun terakhir pasti akan berpengaruh ke performa di atas lapangan juga,” tambah pelatih yang pada 2017 lalu sukses mengantar Banten U-15 menemebus babak semifinal Piala Soeratin tersebut.

Disinggung soal prestasi Salfas Soccer di kompetisi tahun sebelumnya dimana mampu masuk rangking lima besar, Chandra mengatakan belum mau banyak komentar. Meski demikian ia mengakui tidak sama sekali terbebani dengan apa yang telah dicapai sang kolega, Zulkifli.

“Kalau bicara soal mengikuti prestasi seperti musim lalu, saya belum banyak mau berkomentar. Tapi saya sebenarnya tidak terlalu terbebani juga,” terang Chandra.

“Bersyukur juga saya sudah punya pengalaman bersama Salfas Soccer di ajang Danone 2014 saat bawa anak-anak 2004 juara nasional dan berhak tampil di Prancis jadi setidaknya itu modal menatap IJL Mayapada 2018,” ujarnya.

 

Mampu menempati peringkat enam besar pada 2017 lalu memang jadi catatan manis yang pernah ditorehkan Salfas Soccer U-11 di kompetisi IJL. Tim asal Tangerang itu juga cukup sukses menelurkan banyak pemain potensial seperti diantaranya trio gelandang Paskah Nainggolan-Tedja Kusuma Aryatama-Satrio Mega Insan.

“Yang pasti ada nanti pemain yang bisa meneruskan jejak Satrio Cs. Saya meyakini adalah sebuah keuntungan besar jika sebuah tim memiliki banyak gelandang berkualitas seperti Salfas Soccer di IJL 2017 lalu,” tegasnya.

Memang pada kompetisi 2017 lalu, kekuatan Salfas Soccer U-11 di lini tengah bisa dikatakan jadi yang paling terbaik. Tak heran, “tradisi” itu diharapkan akan kembali berlanjut 2018 nanti. Bahkan di tim U-9, kesuksesan Salfas jadi jawara tak lepas dari kolaborasi gelandang-gelandang terbaik mereka seperti Akmal Rusdiansyah, Rakha Lubis juga Al.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here