Bolanasional.Co– Maisa Bekasi U-11 sudah tidak sabar menjalani debut di kompetisi IJL Mayapada 2018. Membawa harum nama Kota Patriot jadi agenda tambahan tim yang bermarkas di Pekayon Galaxy tersebut.

26 tim siap berlaga di kompetisi IJL Mayapada 2018 U-11. Satu diantaranya adalah kontestan baru asal Bekasi yakni SSB Maisa.

Menjalani debut di kompetisi sekelas IJL Mayapada 2018 tentu jadi hal yang ditunggu-tunggu skuat Maisa Bekasi. Berstatus “anak baru” justru jadi motivasi ganda bagi mereka.

“Awalnya dari manajemen dan pelatih sama sekali tidak menyangka kami bisa lolos verifikasi, tentunya suatu kebangaan besar bisa menjadi bagian dari keluarga IJL. Debut perdana juga jadi tambahan semangat bagi tim secara keseluruhan,” jelas Bambang Siswanto, manajer Maisa Bekasi U-11.

Dari segi persiapan tim baik dari sisi teknis dan non-teknis, Bambang mengaku tak ada kendala berarti dari Maisa Bekasi U-11. Chemistry antar pemain pun dinilai sangat baik karena sudah saling kenal satu sama lain dari berbagai ajang yang pernah diikuti sebelumnya.

“Alhamdullilah sejauh ini persiapan tim tidak ada kendala berarti. Anak-anak ini sebenarnya sudah kumpul selama satu tahun terakhir. Mungkin ada beberapa PR dari tim pelatih untuk menggenjot adaptasi beberapa pemain baru agar mereka ini bisa lebih terlihat menyatu lagi secara permainan,” ucapnya.

“Program latihan memang ada tambahan sebelum kick-off IJL Mayapada 2018 digelar. Tidak hanya pemain, orangtua pun ikut kena dampak euforianya dimana mereka sudah tidak sabar melihat anak-anaknya mendapat pengalaman baru melawan tim-tim yang lebih bagus,” cetus Bambang.

 

Menariknya, di IJL Mayapada 2018 nanti, tim yang identik dengan warna biru itu akan jadi satu-satunya wakil dari Bekasi. Jelas, ada kebanggaan tersendiri mereka rasakan kala memanggul nama Kota Patriot.

“Oh tentu, menjadi satu-satunya wakil dari Bekasi menjadi kebanggaan bagi kami tentunya. Pastinya kita akan berusaha tampil sebaik mungkin, semoga tahun-tahun selanjutnya akan lebih banyak SSB di Bekasi juga termotivasi untuk bisa ikut IJL. Tapi yang lebih peting anak-anak bisa tampil fun di atas lapangan nanti hingga berbanding lurus dengan performa mereka,” terang Bambang.

Sebenarnya bukan pertama kali ini saja IJL kedatangan kontestan asal Bekasi. Sebelumnya saat edisi pertama 2014 lalu di Waduk Pluit, ada nama Gelora Putra Bekasi yang sukses menembus babak delapan besar.

“Melihat peta persaingan, sebenarnya ada beberapa nama SSB yang sudah pernah kami temui di event kompetisi dan turnamen lain. Bayangan sudah ada seperti apa kekuatan mereka nanti karena rata-rata kontestan yang hadir adalah tim kuat,” ujar Bambang.

“Karena itu pada IJL Mayapada 2018 ini, kami tak punya target terlalu tinggi. Semoga anak-anak bisa membawa nama Kota Patriot dengan baik dan tanpa beban,” tandasnya.

Kompetisi IJL Mayapada 2018 U-11 memang dipastikan akan berjalan jauh lebih ketat dibanding edisi tahun lalu. Selain Maisa Bekasi, terjejer pula nama kontestan-kontestan baru seperti Serpong City Soccer School, Serpong Jaya, Gagak Rimang, ASIOP APACINTI, Pelita Jaya, Giras Utara dan Maesa Cijantung.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here