Bolanasional.Co– Aroma ketatnya persaingan kompetisi Indonesia Junior League (IJL) Mayapada 2018 dituangkan dalam sebuah video berdurasi sekitar dua menit. 48 tim dengan jelas mendapat gambaran soal atmosfer yang siap tercipta di atas lapangan.

Setelah merilis video trailer edisi pertama pada Oktober 2017 lalu, gong IJL Mayapada kembali ditabuh. Masih dengan cara yang sama, kali ini video trailer jilid resmi diperkenalkan ke publik pada Sabtu (6/1).

Perbedaan jelas terasa dalam video trailer IJL Mayapada 2018 jilid kedua yang berdurasi sekitar dua menit 23 detik tersebut. Gambaran soal semakin ketatnya persaingan dirasa cukup menaikkan adrenalin tim peserta.

“Trailer kedua ini dikeluarkan sebagai perkenalan juga terhadap tim-tim kontestan yang baru bergabung di IJL, ada sekitar sembilan SSB. Jadi mereka dapat sedikit gambaran sedini mungkin atmosfer kompetisi di atas lapangan nanti,” terang CEO Indonesia Junior League, Rezza Mahaputra Lubis.

“Karena kompetisi tak hanya kalah dari soal menang kalah dan persaingan, IJL juga menjunjung tinggi semangat solidaritas dan kebersamaan,” tambahnya.

 

Video trailer edisi kedua dari IJL Mayapada 2018 itu memang tidak hanya “menyasar” kesiapan pemain saja. Dalam hal ini, peran pelatih sebagai sang juru taktik juga dapat porsi lebih untuk ditonjolkan. Bahkan antusiasme orangtua anak didik pun juga ikut terpacu.

“Bravo IJL, ini semakin menggambarkan kian ketatnya persaingan di musim 2018 nanti,” ujar Washiyatul Akmal, founder CISS Soccer Skill sekaligus pelatih skuat IJL Elite.

“Kompetisi ini akan tambah keren. Kian seru dan mantap sekali,” ujar Iwan, ayah dari penyerang Putra Sejati, Jehan Pahlevi (top-skorer IJL 2017).

 

“Tidak kalah dengan promo Liga 1. Saya rasa ini membuat antusiasme anak-anak juga pelatihnya semakin tidak sabar menikmati kompetisi IJL Mayapada 2018,” tutur Slamet Riyadi, perwakilan dari BMIFA yang juga merupakan ayah dari penyerang IJL Elite, Redo Alquddus.

“Keren sekali video trailer dari IJL ini. Saya akan terus pantau perkembangannya,” ucap Andre Picessa, pelatih timnas futsal putri Indonesia dan juga staf dari ASTAM.

“Terima kasih videonya, sukses untuk IJL,” ujar Herlan, pelatih kepala SSB Pelita Jaya.

“Nice, semangat IJL Mayapada 2018,” tegas Firdaus, pelatih FU15FA Bina Sentra U-13.

“Keren,” tegas pemilik Giras Utara FC, Rudi.

 

Tak sampai disitu, video trailer ini juga sudah sampai di jajaran pelatih sampai eks pemain Timnas Indonesia. Kali ini giliran Sutan Harhara dan Fakhri Husaini angkat bicara.

“Mantap videonya, semoga IJL Mayapada 2018 selalu berjalan sukses dan lancar,” ujar eks pemain Timnas Indonesia, Sutan Harhara.

“Kren sekali videonya, semoga IJL diberikan jalan yang terbaik serta kemudahan untuk mencapi sebuah impian. Semangat terus untuk rekan-rekan disana,” ujar Fakhri Husaini, pelatih Timnas Indonesia U-16.

IJL Mayapada 2018 memang akan jauh lebih berbeda dibanding musim lalu. Selain jumlah kontestan yang bertambah, dukungan penuh dari Mayapada Healthcare Group dalam urusan sports science and medicine untuk mengawal aksi anak-anak di atas lapangan juga akan jadi pembeda.

 

Selain U-9 dan U-11, IJL Mayapada 2018 juga akan menggelar kategori U-13 yang rencananya akan bergulir pada Agustus . Saat ini proses verifikasi calon tim kontestan U-13 masih terus berlangsung untuk semakin meningkatkan level kompetisi yang selalu jadi komitmen manajemen Indonesia Junior League.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here