Bolanasional.Co– Pesan khusus bernada penuh motivasi diberikan mantan penggawa Timnas Indonesia, Charis Yulianto untuk seluruh pemain tim kontestan IJL Mayapada 2018. Tak ketinggalan, orangtua setiap anak didik juga diberi wejangan.

Kompetisi IJL Mayapada 2018 akan resmi bergulir mulai akhir pekan ini tepatnya pada Minggu (11/2) di Lapangan Bola Puspiptek, Tangerang Selatan. Untuk pekan pertama, 14 pertandingan di kategori U-11 sudah siap tersaji.

Antusiasme tinggi kini memang tengah mengelilingi SSB yang akan bertanding. Tidak hanya pemain, pelatih dan orangtua anak didik pun sudah tak sabar mencicipi ketatnya atmosfer kompetisi IJL Mayapada 2018.

Hal itu nyatanya turut menarik perhatian salah satu pelaku sepak bola nasional, Charis Yulianto. Pesan khusus pun diberikan oleh pemain yang pernah membawa Sriwijaya FC meraih gelar kampiun Liga Indonesia pada 2005 tersebut.

“Buat semua tim yang akan berlaga di IJL Mayapada 2018 saya ucapkan selamat bertanding. Khusus untuk pemain, kemenangan bukan tujuan utama,” tegas Charis.

Memang Charis meyakini kesempatan jam terbang di kompetisi selevel IJL Mayapada 2018 lebih jadi nilai utama yang harus diambil setiap pemain saat ini. Tidak hanya soal teknik dan skill, mental serta attitude juga ia singgung.

“Kesempatan menambah jam terbang di liga kompetitif ini akan mengasah kemampuan kalian dalam bermain untuk menjadi pemain yang hebat di masa mendatang. Terus semangat, kerja keras, dan tetap respect sesama pemain juga pelatih,” tambah pria kelahiran Blitar, Jawa Timur tersebut.

Sejak mengawali karirnya pada 1994 bersama PSBI Blitar, Charis memang sudah banyak makan asam garam hingga paham betul bagaimana jalan terjal meraih mimpi untuk menjadi seorang pesepak bola profesional. Tanpa dukungan orangtua, ia menyebut mustahil dirinya bisa menjadi seperti sekarang.

“Peran orangtua untuk anak-anak sangat penting sekali saat ini, saya pernah merasakannya saat mengawali karir dahulu,” ujar Charis yang juga pernah membela klub-klub legendaris sepak bola Indonesia seperti Persib Bandung, PSM Makassar, Persija Jakarta juga Arema Malang tersebut.

“Di level usia dini, saya selalu berusaha memberi pengertian ke ortu soal kalah menang dalam sepak bola sudah biasa. Progres anak mereka dalam bermain sepak bola yang baik dan benar jadi hal utama dan lebih penting,” tandas pelatih pemegang lisensi kepelatihan B AFC tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here