BolanasionalCo– Duel “adu gengsi” mewarnai salah satu laga big match di pekan pertama IJL Mayapada 2018 antara Salfas Soccer kontra Serpong City Soccer School. Bertemunya dua pelatih, Chandra Mulyono dan Leo Soputan jadi hal yang tak bisa terelakkan.

Laga big match akan tersaji di pekan pertama IJL Mayapada 2018 untuk kategori U-11 pada Minggu (11/2). Salah satu tim debutan yakni Serpong City Soccer School akan mendapat “sambutan” dari kontestan lama, Salfas Soccer.

Modal apik dibawa anak-anak Salfas jelang menjamu Serpong City Soccer School. Persiapan yang dinilai sudah sangat matang disebut sang pelatih, Chandra Mulyono jadi alasannya.

“Tak ada kendala besar yang kami hadapi jelang pekan pertama Minggu nanti. Latihan berjalan normal seperti biasa sesuai jadwal,” tutur Chandra.

“Kebetulan kami baru menyelesaikan kompetisi askot ( liga anak kota tangerang ), allhamdullilah Salfas pulang dengan raihan peringkat ketiga,” sambungnya lagi.

Menjalani laga pekan pertama diakui Chandra tidak akan mudah begitu saja dilalui oleh anak asuhannya. Meski demikian, ia meyakini Salfas Soccer bisa tampil enjoy di atas lapangan nanti.

“Namanya pekan pertama, demam panggung pasti akan terasa, tapi hal itu lumrah untuk anak-anak. Makanya saya tekankan ke mereka agar bermain dengan gaya dan ciri khas masing masing tapi harus ingat disiplin posisi serta kerja keras. Nanti akan kelihatan hasilnya,” tegas Chandra.

“Tapi yang saya bilang tadi, catatan persiapan kami sudah cukup bahkan sangat matang. Anak-anak sudah sering ikut festifal jadi disitulah buat mengasah mental dan jam terbang,” tambah sang pelatih.

Bicara soal kekuatan lawan, Chandra mengatakan Serpong City Soccer adalah tim yang asing bagi dirinya. Tak heran, sampai saat ini ia masih meraba kekuatan tim berjuluk The Wolf tersebut.

“Sebelumnya belum pernah bertemu dengan mereka. Penasaran pasti ada karena saya masih buta sama sekali kekuatan tim lawan. Belum ada target khusus di pekan pertama ini, terpenting skuat Salfas bisa bermain disiplin mendengarkan instruksi pelatih,” bebernya.

Namun, tidak demikian dengan sosok pelatih Serpong City Soccer, Leo Soputan. Seperti diketahui Chandra dan Leo berteman sangat akrab termasuk soal keduanya yang merupakan penggawa tim Persita Old Star.

“Saya justru lebih kenal dengan pelatih Serpong City Soccer School, coach Leo. Kami berdua sering bermain bola bersama saat membela Persita Old Star, kebetulan posisinya berduet jantung pertahanan. Pasangan maut, tanya saja ke coach Leo,” ujar Chandra seraya tertawa.

“Duel adu gengsi antar pelatih, saya memegang lisensi D sedangkan dia itu kan punya C AFC,” tandas Chandra seraya tertawa.

“Gayung bersambut”, Leo bersama pasukannya pun sudah tak sabar menjajal kekuatan Salfas Soccer. Dengan nada sedikit merendah, pujian tak segan ia keluarkan untuk sahabatnya tersebut.

“Salfas Soccer punya materi pemain mumpuni, kompak dalam kerjasama tim. Chandra itu pelatih yang bagus. Bicara soal target, saya hanya ingin di atas lapangan nanti anak-anak mengaplikasikan dengan baik apa yang didapat saat program latihan berjalan,” tandas eks pemain Arema dan Persita Tangerang tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here