Bolanasional.Co– Belum lepas dari ingatan saat Putra Sejati pesta gol ke gawang lawan saat laga pekan pertama IJL musim 2017 lalu. Berhadapan dengan Abstrax FA, anak asuh Saarih Ra ingin mengulang memori manis tersebut.
 

9 April 2017 bisa jadi hal yang tak bisa dilupakan anak-anak Putra Sejati. Saat itu di laga pekan pertama kompetisi IJL di Lapangan Angkasa Pura 2, mereka mampu mencuri perhatian publik manakala sukses menggulung lawannya, Rajawali 25 asal  Depok dengan skor amat mencolok. Nama sang mesin gol, Jehan Pahlevi jadi bintang saat itu.

Pekan pertama IJL Mayapada 2018 pada Minggu (11/2) di Lapangan Bola Puspiptek, memori manis tersebut ingin mereka ulang kembali. Kali ini, giliran Abstrax FA jadi lawan anak-anak Jakarta Barat tersebut.

“Ya mudah-mudahan saja anak-anak bisa mengulang memori manis tersebut. Tapi buat saya, mereka bisa menjalankan instruksi pelatih dengan baik dan benar saja sudah cukup,” tutur Saarih.

Namun begitu Saarih sadar tak mudah membuat Abstrax FA bertekuk lutut di hadapan mereka. Meski demikian, catatan apik 2017 lalu dapat menjadi energi tambahan pula untuk tim asuhannya.

“Saya menganggap semua lawan bagus dan punya kekuatan ciri khas masing-masing termasuk pula Abstrax FA. Hal ini penting karena bisa menjadi motivasi agar anak-anak Putra Sejati bisa bermain terus dan lebih baik lagi tiap pekannya. Bermain dengan penuh semangat, itu target utama kami,” tegas Saarih seraya tersenyum.

Saarih sendiri saat ini mengaku masih fokus mematangkan mental anak asuhnya. Beberapa kendala faktor non-teknis pun sempat dihadapi meski tidak sampai menganggu persiapan tim.

“Latihan rutin seperti biasa, seminggu tiga kali. Tapi memang penekanan mental setiap pemain sedang saya fokuskan untuk menyambut pekan pertama IJL Mayapada 2018 ini. Ada kendala seperti lapangan tempat latihan yang becek memang, ya terpaksa solusinya dipindahkan ke lapangan futsal untuk terus menjaga kondisi,” ujarnya.

“Dulu kami punya Jehan Pahlevi, sementara ini bayangan saya yang bisa melanjutkan Levi baru Muhammad Habsy Malaykiano dan Muhammad Isfandyar Abdillah,” tegas Saarih.

Abstrax sendiri punya tekad tidak jadi bulan-bulanan Putra Sejati. Tak heran, strategi khusus sudah disiapkan sang pelatih, Adi Nurhidayat.

“Saya ingat pekan pertama 2017 lalu mereka mampu menang 11-0 atas lawannya, kita waspadai agar hal itu tidak terulang lagi. Ini ujian buat anak-anak Abstrax FA karena di pekan pertama kami ingin mencuri poin,” tegas Adi.

  • Tags

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here