Bolanasional.Co– Kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Indonesia Junior League Mayapada resmi digelar pada Minggu (12/2). 913 pemain siap berlaga di dua kategori (U-9 dan U-11).

Persaingan kompetisi IJL Mayapada 2018 akan jauh lebih ketat dibanding musim lalu. Seperti diketahui di musim yang baru ini, jumlah kontestan meningkat hingga mencapai 46 SSB.

“Musim ini terasa sangat jauh berbeda dibanding 2017 lalu, contohnya dari jumlah kontestan yang semakin meningkat. Ada 46 tim dengan total Iebih dari 800 pemain siap berlaga di kategori U-9 (22 tim) dan U-11 (26). Belum Iagi untuk U-13 dimana baru akan bergulir Juli 2018 nanti,” ujar Rezza Lubis.


“Dari 46 tim tersebut, ada 14 kontestan baru. Proses mereka sampai mengantongi tiket ke LIL Mayapada 2018 pun harus melalui  seleksi dan verifikasi sangat ketat. Dari rekam jejak tiap SSB, kesiapan manajemen-pelatih-orangtua sampai keterwakilan wilayah. Intinya kami ingin kompetisi musim ini punya kekuatan yang merata, atmosfer persaingan lebih ketat,” tegasnya.


Nantinya, dari kompetisi ini, Rezza mengatakan akan kembali dibentuk tim elite. Nama-nama pemain yang masuk akan disiapkan menjalani turnamen internasional di Asia Tenggara.

“Materi pemain IJL Elite ini tentu dari ajang kompetisi ini. Jadi bukan juaranya yang kita kirim, namun materi pemain yang kita saring guna pembentukan tim,” ucap Rezza.

“Ini tahun ketiga kami menggelar IJL, harapannya tentu saja kami ingin membantu perkembangan sepak bola usia muda dan tujuannya sudah pasti menyumbang pemain untuk timnas Indonesia,” ucapnya lagi dengan nada penuh percaya diri.

Eksistensi IJL terus menancapkan benderanya di ranah pembinaan sepak bola usia dini Indonesia 2018 ini memang tidak lepas dari sumbangsih Mayapada Healthcare Group (MHG) selaku mitra strategis dalam hal sport science and exercise medicine. Direktur Komersial MHG, Arif Lim pun menegaskan pihaknya akan membantu mencetak generasi pemain terbaik sepak bola Tanah Air dengan kapasitas yang mereka miliki.

“Kami mendukung penuh kegiatan kegiatan positif yang dilaksanakan oleh Indonesia Junior League dan mendukung masa depan anak bangsa yang berbakat di bidang olahraga sepak bola. Kami berharap dukungan pelayanan kesehatan baik dari fasilitas maupun tenaga kompetensi medis yang kami miliki, terutama oleh tim kedokteran dari sport & Exercise Medicine kami, dapat membantu persiapan fisik anak-anak tersebut khususnya U-9 dan U-11 yang akan berkompetisi di dalam dan luar negeri pada tahun 2018 ini,” terang Arif.

“Saya tidak percaya sepak bola kita sudah jauh tertinggal, Indonesia hanya memberi voor. Sekarang lewat IJL Mayapada kita curi start lagi,” tandasnya.

IJL Mayapada 2018 untuk kategori U-9 dan U-11 sendiri dijadwalkan akan berlangsung hingga 15 Juli 2018. Selanjutnya, kelompok usia U-13 akan digelar hingga Oktober 2018.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here