Bolanasional.Co– Penampilan impresif anak asuhnya saat jumpa Pelita Jaya membuat pelatih CISS Soccer Skill U-11, Agus Tri Laksono terkejut. Gol cantik dari Ali Yusuf Wardana bahkan sempat membuatnya geleng-geleng kepala.

Penampilan CISS di pekan pertama IJL Mayapada 2018 mengundang decak kagum. Bagaimana tidak, dengan status sebagai tim underdog menghadapi Pelita Jaya, skuat tim binaan eks penggawa Persija Jakarta, Washiyatul Akmal itu mampu mematahkan prediksi banyak pihak. Hasilnya tiga poin mampu mereka kantongi usai unggul 2-1.



Tidak hanya publik IJL Mayapada yang terkejut melihat penampilan CISS. Sang pelatih sendiri yakni Agus Tri Laksono sampai turut terheran-heran melihat performa anak asuhnya.

“Alhamdulillah, senang, bahagia dan bangga rasanya atas perjuangan anak-anak serta dukungan tanpa henti dari para orangtua pemain CISS. Sebagai pelatih, saya melihat pertandingan kemarin jujur sangat terkejut, permainan CISS di luar bayangan saya,” ujar Tri yang sudah tiga tahun diberi mandat oleh Washiyatul Akmal menangani tim U-11 tersebut.


“Mereka bermain disiplin dan lebih dari apa yang saya inginkan. Memang sangat luar biasa perjuangan anak-anak CISS apalagi yang dihadapi adalah tim sebesar SSB Pelita Jaya,” sambungnya lagi.



Kemenangan CISS sendiri tak lepas dari aksi gemilang penyerang andalan mereka dengan nomor punggung 33, Ali Yusuf Wardana. Bahkan aksi anak asuhnya itu saat mencetak gol kedua membuat Tri tak ragu angkat topi.

“Penampilan luar biasa dari Ali membuat saya sangat kagum. Saat latihan, saya melihat dia bermain bagus,  semakin hari semakin berkembang. Dengan dibantu pemain-pemain CISS yang lain, Ali semakin luar biasa,” ujar Tri.

“Ditambah saat sontekan gol kedua membuat saya sangat terheran-heran aksi-aksi itu mereka bisa lakukan,” tambah Tri dengan wajah berseri-seri.

Meskipun demikian, Tri sendiri mengakui keberhasilan anak asuhnya pulang dengan kepala tegak bukannya tanpa kerikil tajam. Seperti diketahui, di menit ke-28 anak-anak Pelita Jaya sempat memperkecil kedudukan. Tak heran, momen sisa jalannya laga membuat sang juru taktik tak bisa duduk dengan tenang.

“Pelita sempat memperkecil kedudukan di akhir laga. Kalau ditanya gugup atau tidak, yang saya pikirkan saat di lapangan adalah bagaimana hasil akhir tetap dengan CISS sebagai pemenangnya. Akhirnya sesuai keinginan, anak-anak menjalankan instruksi yang saya berikan dengan sangat baik,” tandas fans berat pelatih Manchester United, Jose Mourinho tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here