Bolanasional.Co– Indonesia Junior League (IJL) bersama Mayapada Healthcare Group (MHG) terus berkomitmen menjadikan Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai mitra strategis mereka. Ibarat sebuah keluarga besar, konsep gathering baru saja digelar guna menjaga sinergi sekaligus memperat tali silaturahmi.

Acara gathering community meramaikan Lapangan Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan pada Minggu (29/4).  Peserta yang hadir pun tidak jauh-jauh yakni tim kontestan peserta kompetisi IJL Mayapada 2018 (U9 dan U-11).



Senam zumba mengawali berbaurnya keluarga besar IJL Mayapada 2018 di Lapangan Puspiptek saat itu. Meriahnya lagi, pelatih IJL Elite yakni Washiyatul Akmal didaulat untuk naik panggung menjadi salah seorang instruktur dadakan.





CEO IJL, Rezza Mahaputra Lubis sendiri mengatakan gathering community sengaja digelar bukannya tanpa pemikiran yang matang. Ini juga jadi kesempatan keluarga besar IJL Mayapada 2018 mengenal lebih jauh MHG, satu-satunya unit perusahaan bisnis bidang kesehatan di Indonesia yang berani melakukan investasi lewat sepak bola usia dini.

“Community ini memang sengaja kami buat agar terjalin rasa persaudaraan sesama para peserta IJL. Dalam memasuki masa libur puasa dan playoff 12 besar juga cup plate, kami berharap kegiatan ini bisa mencairkan ketegangan selama kompetisi berlansung,” ucap Rezza seraya tersenyum.


“Acara ini juga diisi oleh pengobatan-pengobatan dan talk show kesehatan dari Mayapada Hospital yang memang peduli soal gaya hidup sehat khususnya bagi keluarga besar IJL Mayapada,” sambung Rezza.


Konsep gathering yang dikemas sifatnya memang terasa lebih unik dan menyegarkan. Berbagai macam lomba disiapkan. Tidak hanya anak-anak, orangtua pun diajak untuk ikut lebih banyak terlibat.

 





Rezza meyakini untuk menjadikan SSB sebagai mitra strategis memang tidak cukup hanya “menjaring” pemain-pemainnya saja. Ada dua unsur tambahan tak kalah pentingnya yakni pelatih dan tentunya orangtua anak didik.

Hal itu bisa dilihat dari antusiasme IJLovers mengikuti setiap kegiatan yang disusun panitia. Tarik tambang jadi lomba yang paling banyak menyita perhatian tidak kalah dengan sesi juggling bola. Menyusul “perang” yel-yel semakin memanaskan suasana.

“Setiap pemain IJL dan orangtuanya bahu membahu menunjukan kreatifitasnya dalam berbagai lomba yang disuguhkan. Semua berbaur dan hal ini membuat saya terharu,” ucap Rezza.


“Ini salah satu alasan kami ingin terus menjadi sebuah keluarga besar demi masa depan sepak bola Indonesia,” harap Rezza.





Acara IJL Mayapada Gathering sendiri ditutup sesi pemberian door prize. Hadiah utama berupa televisi 32 inch jatuh ke pelukan Serpong Jaya.

“Selamat untuk Serpong Jaya. Ya minimal televisi ini bisa dibuat nonton bareng Piala Dunia ya. Atau nobar video rekaman pertandingan IJL Mayapada juga bisa sekalian analisis pertandingan ramai-ramai,” ujar Rezza yang disambut tepuk tangan IJLovers.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here