AWEMITSI

JK Minta Transportasi Asian Games 2018 Segera Dituntaskan

Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan tegas mengatakan Asian Games 2018 yang berlangsung 18 Agustus-2 September, Jakarta-Palembang merupakan kegiatan olahraga yang sangat prestisius

Oleh karena itu, Ketua Dewan Pengarah Asian Games ini meminta agar masalah transportasi atlet dapat segera terselesaikan menjelang 95 hari perhelatan Asian Games 2018.

JK menilai waktu tempuh hotel atlet di Kemayoran ke arena pertandingan di daerah Senayan masih terhitung lama, yakni 43 menit. Padahal menurut Kalla, waktu ideal 13 km dari Kemayoran ke Senayan adalah 34 menit.

“Dengan kemacetan pagi ini dibutuhkan 43 menit tanpa upaya (dari Kemayoran ke Senayan). Artinya polisi butuh setidaknya mengurangi 15 menit dalam keadaan normal,” ujar Jusuf Kalla dalam sambutannya di diskusi “95 Hari Menuju Asian Games” di Ball Room Hotel Century, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Seminar Global Forum Asian Games 2018 yang diprakarsai Harian Umum Rakyat Merdeka dengan tema: ”Tahun Olahraga dan Tahun Politik,” itu menghadirkan sejumlah pembicara diantaranya adalah Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perhubungan, Menpora, Gubernur DKI, Gubernur Sumsel dan Ketua INASGOC.

Namun untuk penyelenggaraan Asian Games ke-18, lanjut JK, tantangan dan suasananya jauh berbede ketika kita menjadi tuan rumah tahun 1962. Pada Asian Games 1962, jumlah pesertanya hanya 3000 dari 23 negara. Sementara untuk Asian Games 2018, jumlah peserta mencapai 20.000 dari 45 negara.

Selain itu, Asian Games 2018 telah menggunakan tekhnologi tinggi baik untuk pembangunan venue maupun fasilitas pendukung lainnya.

”Dengan sisa waktu yang tinggal 97 hari atau 3 bulan lebih ini, persiapan sudah mencapai tahap akhir baik yang di Jakarta maupun Palembang. Memang untuk mencapai kesempurnaan tak mudah, yang penting sudah memenuhi standart internasional,” kata Wapres JK.

Untuk menuju suksesnya Asian Games 2018 itu, lanjut Wapres JK, minimal ada tiga aspek utama yang membutuhkan perhatian serius yakni, venue pertandingan, infrastruktur dan keamanan.

Nah khusus keamanan, Wapres JK minta kepada seluruh pihak untuk bersama-sama untuk membantu Polri dan TNI dalam memberikan pengamanan maksimal selama Asian Games 2018 berlangsung. Apalagi ada kejadian yang kurang menguntungkan kembali melanda bangsa kita yakni aksi teror di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jabar dan ledakan bom bunuh diri di gereja di Surabaya, Jatim.

Aksi teror seperti itu menurut JK tak akan lemahkan semangat kita untuk mensukseskan Asian Games 2018.”Justru kita harus merapatkan barisan untuk melawan aksi teror tersebut. Kita ingin buktikan kepada dunia, Indonesia aman dan tak perlu ada rasa takut berkunjung ke negara kita,”papar pria berdarah Bugis, Makassar, Sullsel itu.

Ketua Panitia Global Forum Asian Games 2018 Supratman mengatakan, Global Forum Asian Games 2018 sengaja mengangkat tema ”Tahun Olahraga dan Tahun Politik”.

Pasalnya antara olahraga dan politik sama-sama memiliki nilai strategis dalam pembangunan suatu bangsa. Asian Games 2018 juga menjadi ajang pertaruhan bagi bangsa Indonesia sementara politik kita akan memasuki fase pemilihan Presiden RI yang baru.

”Harapan kita sukses Asian Games 2018 dan sukses dalam pesta demokrasi akan menjadi pondasi kuat untuk menuju bangsa yang besar, disegani dan dihormati oleh dunia internasional,” ujarnya.

“Global Forum Asian Games 2018, Tahun Olahraga Tahun Politik” dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimoelyono, Menpora Imam Nahrawi, dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Ketua Umum KONI Pusat Tono Soeratman bersama Wakil Ketua Umum Inu K Nugroho juga hadir. Para menteri akan menjadi pembicara pada acara bersifat Focus Group Discussion (FGD) ini. Tema utama diskusi, masalah transportasi.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here