AFC Futsal Club Championship 2018, Vamos Mataram FC Imbangi Dalian Tuan Dinasty FC 3-3

Pertandingan dalam laga lanjutan Grup A AFC Futsal Club Championship 2018 ini dielar di GOR UNY, Yogyakarta, Jumat (3/8).

Pada laga ini, perjuangan Vamos Mataram cukup dramatis dan layak diacungi jempol karena sempat tertinggal 1-3 namun dengan semangat tinggi mereka mampu menyamakan skor menjadi 3-3.

Pada awal laga, Vamos mencoba langsung tampil menekan. Tekanan demi tekanan yang mereka lakukan berbuah gol lewat sepakan keras Marvin Alexa Wossiry ketika laga berjalan empat menit.

Skor 1-0 membuat para pemain Vamos kian bersemangat. Namun para pemain Dalian juga tak ingin menyerah begitu saja. Secara perlahan mereka mulai mencoba untuk menguasai jalannya pertandingan.

Memasuki babak kedua, Dalian langsung mengejutkan lewat gol pemain asing mereka, Diogo Henrique Terozeni pada menit ke-22. Bahkan, tak lama berselang, tendangan mendatarnya mampu kembali membobol gawang Vamos yang dikawal mantan kiper terbaik dunia asal Iran, Mostafa Nazari. Skor pun berubah 2-1 untuk keunggulan tim tamu.

Dalian semakin leluasa untuk memberikan tekanan ke gawang Vamos. Mereka kembali memperbesar keunggulan lewat gol Li Zhi Heng pada menit ke-36.

Tertinggal dua gol, Vamos menerapkan strategi power-play. Secara dramatis, mereka mampu menyamakan kedudukan pada dua menit akhir pertandingan lewat gol yang dilesakkan Dennis Guna Bawana menit ke-38 dan Bagus Himawan ke-40. Skor 3-3, menutup laga ini secara dramatis.

Pada laga selanjutnya, Vamos akan menghadapi klub yang bisa dibilang terkuat di grup ini, Nagoya Oceans. Laga kedua tim akan digelar di GOR UNY, 5 Agustus nanti.

Usai laga, pelatih Vamos, Reza Fallah mengatakan bahwa dirinya kurang puas dengan hasil ini. Meski begitu ia tetap mengapresiasi perjuangan pemain yang mampu menyamakan kedudukan hingga enam detik terakhir sebelum pertandingan selesai.

“Selamat kepada Dalian, sayangnya kami berhasil menyamakan kedudukan setelah tertingal dua gol. Tapi, kami harus kehilangan 2 pemain karena cedera,” kata Reza.

“Dalian di babak kedua terkadang bermain lebih bagus dari pada Vamos. Sebagian besar pemain kami masih muda dan butuh pengalaman. Tapi, kami butuh pengalaman di pertandingan lain,” tambahnya.

Sementara, pelatih Dalian, Lee Jian Lei mengaku kesalahan timnya yang membuat mereka dipaksa bermain imbang meski sudah unggul 3-1. Tapi, ia tetap memuji performa pemainnya yang menurutnya sudah cukup baik.

“Pertandingan dengan level tinggi dan banyak peluang untuk kedua tim. Saya percaya tim telah berjuang, tapi kami tidak bisa mempertahankan keunggulan,” ungkapnya saat konferensi pers seusai laga.

“Tentang skor akhir saya tetap senang karena pemain sudah bermain bagus. Kesalahan pemain kami membuat mereka (Vamos) menyamakan kedudukan,” jelasnya.

6 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.