Asian Games 2018, Timnas Sepakbola Wanita Lawan Maladewa di Pertandingan Pertama

Timnas Wanita Indonesia diharapkan bertanding tanpa beban di laga pertama Asian Games XVIII melawan Maladewa di Palembang, Sumatra Selatan, pada Kamis (16/8/2018) agar pemain dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Pelatih Timnas Putri Satia Bagdja Ijatna mengatakan anak asuhnya sebenarnya sudah siap secara fisik dan mental sehingga laga melawan Maladewa di Grup A ini merupakan pertandingan yang benar-benar dinantikan oleh pemain.

“Untuk lawan Maladewa, tim sudah siap. Pemain merupakan pemain yang sama dengan Piala AFF lalu yang sudah disiapkan sejak enam bulan lalu. Kami sudah sampai di titik ini, ya menunggu apa lagi, tinggal bermain, nothing to lose saja,” kata Satia yang dijumpai sebelum latihan tim di Lapangan Baseball Jakabaring Sport City sebagaimana dilansir website resmi PSSI.

Timnas Wanita sudah lama tidak berkompetisi di event internasional. Laga di Piala AFF 2018 pada Juli lalu merupakan yang pertama setelah 3 tahun absen. Kemudian tim langsung diboyong ke Asian Games.

Kondisi ini menjadi persoalan sendiri, namun terdapat juga sisi positifnya karena Maladewa tidak dapat membaca kekuatan Timnas. “Ini lumayan untuk menaikkan mental pemain kita,” kata Satia.

Kekuatan mental ini sangat diperlukan karena bertanding di level Asian Games memberikan tekanan tersendiri, apalagi bertindak sebagai tuan rumah. Selain itu, kemenangan tim putra di laga perdana melawan Chinese Taipeh dengan skor 4-0 bakal menjadi tekanan tersendiri bagi Zahra dan kawan-kawan.

“Saya pikir mereka tidak mesti terbeban oleh kemenangan tim putra. Ini beda, tim putra secara individu jauh lebih baik karena sering berkompetisi,” tuturnya.

Terlepas dari kekurangan yang dimiliki Timnas Wanita, Indonesia tetap menargetkan kemenangan di laga pertama untuk terus membuka peluang lolos ke babak selanjutnya.

Manajer Timnas Wanita, Papat Yunisal, mengatakan peluang Indonesia cukup terbuka karena Maladewa berdasarkan rangking FIFA dibawa Indonesia yakni 119, sementara Timnas peringkat 77.

“Asian Games ini merupakan kesempatan. Kita mesti menunggu 56 tahun untuk menjadi tuan rumah, saya yakin anak-anak akan mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” paparnya.

Sumber : PSSI.org

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.