Dikalahkan Yogyakarta, Juara Bertahan Jawa Barat Gagal Ke Semi Final LSP U14 Piala Menpora 2018

Bali

Putaran final nasional Liga Sepakbola Pelajar (LSP) U14 Piala Menpora 2018 kembali diwarnai kejutan. Di luar dugaan, juara bertahan tahun lalu, Jawa Barat gagal melangkan ke babak semi final setelah dikalahkan Yogyakarta dengan skor 5-3/adu penalti pada laga babak 8 besar yang berlangsung di lapangan Mengwi, Rabu (5/9). Laga Jabar kontra Yogyakarta harus dituntaskan dengan drama adu penalti, karena sampai dengan berakhirnya waktu normal 2×30 menit, skor tetap imbang 0-0.

Kemenangan ini membawa Yogyakarta lolos ke babak semi final yang akan berlangsung Kamis (6/9).

Selain Yogyakarta, tiga tim lainnya yang lolos ke babak semi final adalah Papua, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Papua lolos ke semi final setelah mengalahkan Aceh dengan skor 1-0, pada laga babak 8 besar di lapangan Perkanti.

Jawa Timur menyingkirkan Sulawesi Barat dengan skor 2-0 pada laga yang digelar di lapangan Prathu Ketut Ridis.

Sementara pada laga yang berlangsung di lapangan Putra Angkasa Kapal, Jawa Tengah mengalahkan tuan rumah Bali dengan skor, 2-1.

Semi Final

Berbeda dengan laga-laga sebelumnya, pertandingan semi final akan digelar secara serentak di dua lapangan yaitu lapangan Perkanti dan lapangan Kompyang Sujana, pada pukul 7.30 WITA, Kamis (6/9).

Di lapangan Perkanti akan berhadapan Yogyakarta melawan Papua. Sementara Jawa Timur akan menantang Jawa Tengah di lapangan Kompyang Sujana.

Dua tim pemenang laga semi final akan langsung bertanding pada babak final. Partai pamungkas dijadwalkan digelar pada pukul 14.00 WITA di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Sedangkan dua tim yang kalah di babak semi final otomatis menjadi juara bersama.

Apresiasi

Ketua Harian Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI), Dani Septia Iskandar mengaku bersyukur karena sejak pembukaan hingga sekarang telah memasuki babak semi final, penyelenggaraan LSP U14 Piala Menpora 2018 aman dan lancar. Selain itu, menurut Dani, dibanding tahun-tahun sebelumnya penyelenggaraan kompetisi sepakbola usia muda bergengsi ini jauh lebih baik.

“Patut diapresiasi penyeleggaraan kali ini jauh lebih baik dibanding sebelum-sebelumnya. Baik dalam hal penjadwalan pertandingan, akomodasi dan transportasi. Bisa dibilang telah memenuhi 75 persen dari harapan Kemenpora dan BLiSPI selaku leader operator LSP Piala Menpora 2018,” kata pria yang juga dikenal sebagai penggiat sepak bola usia dini dan usia muda ini.

“Terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Bali, Asprov dan KONI Bali juga kepada seluruh personil panitia lokal dan korwil-korwil BLiSPI provinsi dari seluruh Indonesia yang ikut turun tangan membantu penyelenggaraan putaran final nasional LSP Piala Menpora 2018 khususnya di kelompok usia 14 tahun,” imbuhnya.

Dani berharap penyelenggaraan LSP Piala Menpora 2018 akan tetap kondusif hingga memasuki babak final Kamis (6/9).

Menyoal kualitas pemain dari tim-tim yang berkiprah, Dani menyarankan agar ke depan tim-tim yang lolos ke putaran final nasional terlebih dahulu melakukan persiapan yang matang.

“Saran saya, ke depan tim-tim yang lolos ke putaran final nasional harus lebih selektif dalam memilih pemain yang akan dibawa. Supaya tidak timpang kualitasnya dibanding tim-tim lain,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.