SURABAYA,Bolanasional.coDua wasit asal Jawa Timur yakni Hamim Tohari dari Lamongan dan asisten wasit sudirman asal Sidoarjo mendapat sanksi dari Komite Wasit PSSI. Kedua korps pengadil yang bertugas di Kompetisi Divisi Utama ini diistirahatkan sampai waktu yang tidak bisa dipastikan.

Keduanya dinilai tidak mampu memimpin jalannya pertandingan dengan baik. Mereka bertugas di pertandingan yang sama, yaitu laga di Grup 6 antara tim tuan rumah PS Mojokerto Putra (PSMP) menghadapi Perseta Tulungagung di stadion Gajah Mada, Mojosari, Mojokerto, 29 April lalu.

Kepastian penon aktifan kedua wasit tersebut diungkapkan langsung oleh anggota Komite Wasit PSSI, Jimmy Napitupulu. Menurutnya, kedua wasit itu dilarang memimpin laga di Divisi Utama sampai waktu yang tidak bisa dipastikan. “Kami tidak mau wasit yang plin-plan. Makanya, dua wasit ini kami non aktifkan dulu, untuk belajar dulu lah supaya tidak plin-plan lagi,” ujar Jimmy.

Mantan wasit pemegang lisensi FIFA ini memang pantas geram. Pasalnya, saat ini PSSI memang tengah berbenah dalam meningkatkan kualitas kompetisi. Bagi Komite Wasit, salah satunya dengan menyiapkan wasit yang andal dan tegas. “Kalau lihat yang terjadi di pertandingan itu, parah. Ketegasan wasit membuat pertandingan sempat ricuh,” tandasnya.

Dengan adanya sanksi penonaktifkan ini, Jimmy mengharapkan semua wasit yang ada di bawah komandonya, baik di ISL atau Divisi Utama, bisa memetik pelajaran berharga. “Ini semua kami lakukan supaya ke depan kepemimpinan wasit di kompetisi nasional semakin lebih baik lagi,” bebernya.

Sebelumnyam Komdis PSSI juga sudah menjatuhkan putusan pada Perseta Tulungagung atas keributan yang terjadi saat main di kandang PSMP, 29 April lalu. Pada sidang yang digelar, 8 Mei 2014 lalu, Komdis menilai Perseta melakukan tingkah laku buruk dan tidak patut karena menolak melanjutkan pertandingan. Perseta dihukum kalah 1-4, dikurangi nilai 3, dan didenda Rp 50 juta yang dibayarkan paling lambat 8 Juni 2014. (fahri rayyana)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.