Timnas Pelajar Indonesia U15 Gelar TC dan Seleksi Terakhir di Cirebon

Jakarta

Setelah sukses menggelar Piala AFF U16 dan U19, Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Sepakbola Pelajar Asia U15 yang akan digelar di Bali, pada Desember mendatang.

Event bergengsi ini dipastikan bakal diramaikan oleh sejumlah negara-negara terkemuka di jagat sepakbola Asia antara lain Australia, Jepang, Korea Selatan dan Iran.

Indonesia sendiri selaku tuan rumah telah mempersiapkan tim terbaik menghadapi kejuaraan dua tahunan ini. Tim tersebut adalah Timnas Pelajar U15 bentukan Kemenpora dan dan Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI). Tim yang dibesut mantan kapten timnas Firman Utina dan Budi ini bermaterikan pemain-pemain muda terbaik jebolan Liga Sepakbola Pelajar U14 Piala Menpora 2017.

Timnas Pelajar U15 terus mematangkan persiapannya menghadapi Kejuaraan Sepakbola Pelajar Asia U15 yang akan berlangsung di Bali. Mereka akan menjalani Training Camp (TC) sekaligus seleksi terakhir yang rencananya dilaksanakan di Stadion Bima Cirebon, Jawa Barat pada Oktober mendatang.

Ada 40 pemain yang akan dipanggil untuk menjalani seleksi terakhir Timnas Pelajar U15.

Kabar Timnas Pelajar U15 bakal menjalani TC di Cirebon disampaikan langsung oleh Ketua Umum BLiSPI, Subagja Suihan dan Ketua Harian Dani Septia Iskandar.

“Kita akan memanggil 40 sampai 50 pemain untuk menentukan 25 pemain terbaik menjadi skuad Timnas Pelajar U15. Selanjutnya ke-25 pemain hasil seleksi terakhir akan digembleng oleh Firman Utina yang sedang mengikuti kursus lisensi B AFC. Tim ini kita persiapkan secara maksimal karena mereka ditargetkan menjadi juara,” kata Subagja kepada wartawan di Jakarta, Jumat (21/9).

“TC akan dilaksanakan selama 10 hari mulai awal Oktober mendatang,” imbuhnya.

Bersamaan dengan pelaksanaan TC, Timnas Pelajar U15 juga diren akan bakal melakoni serangkaian laga uji coba diantaranya melawan Tim Cirebon Selection U15 yang dibesut Sanija dan dimanajeri mantan Ketua Askab PSSI Cirebon, Atang. Dilanjutkan dengan uji coba kontra Asad Purwakarta dan tim terbaik dari Majalengka.

Subagja yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Asprov PSSI Sumut berharap pelaksanaan TC Timnas Pelajar U15 dapat menjadi momentum untuk menggairahkan kembali pembinaan sepak bola di Cirebon khususnya untuk usia muda. Sehingga kelak akan lahir bibit-bibit pemain handal dari Cirebon yang bakal memperkuat timnas U16 dan U19 bahkan timnas senior.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi awal kebangkitan sepak bola Cirebon,” tandas Subagja.

Ayah angkat pemain muda berbakat Egy Maulana Vikri ini berjanji akan mengundang pelatih Timnas U16 Fakhry Husaini untuk memantau pelaksanaan TC Timnas Pelajar U15 di Cirebon.

“Insya Allah pelaksanaan TC Timnas Pelajar U15 di Cirebon akan dihadiri oleh pelatih Timnas U16 Fakhry Husaini. Saya sudah hubungi beliau. Fakhry menyatakan dengan senang hati akan hadir. Selama untuk kepentingan sepakbola Indonesia dia pasti siap berkontribusi,” ungkap Subagja.

“Apalagi kesuksesan timnas U16 banyak dibantu oleh para pemain jebolan LSP U14 Piala Menpora 2016 hasil seleksi di Subang Jawa Barat seperti Hamzah Lestaluhu, Yadi Mulyadi, Bagas, Bagus, Supriyadi, Pualam Bahari dan lainnya. Intinya tim dari PSSI sangat apresiasi kepada Ketua Unum BLiSPI dan Kemenpora ,” tambahnya.

Ketua Harian BLiSPI, Dani Septia Iskandar menambahkan sinergitas BLiSPI dengan PSSI dan Kemenpora telah terbentuk sejak munculnya ide mendirikan BLiSPI sebagai organisasi pembinaan sepakbola usia muda di Indonesia. Bahkan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi merupakan pendiri BLiSPI.

Terpisah, Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta menyambut baik rencana pelaksanaan TC Timnas Pelajar U15 di Cirebon Jawa Barat.

“Rencana pelaksanaan TC Timnas Pelajar U15 di Cirebon sangat baik. Ini bagian dari rangkaian persiapan untuk memantapkan kesiapan Timnas Pelajar U15 agar dapat hasil yang optimal saat berlaga pada Kejuaraan Sepakbola Pelajar Asia di Bali, Desember mendatang. Saya sangat mengapresiasi inisiatif Tim BLiSPI untuk melaksanakan TC Timnas Pelajar U15 di Cirebon,” kata Raden Isnanta.

“Mudah-mudahan dapat disambut baik oleh para pembina sepak bola di Cirebon dan warga Cirebon pada umumnya,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.